Direktur Lingkaran Survei Indonesia, Denny Januar Ali , mengungkapkan alasan lain mengapa dia rela memberikan fasilitas survei dan iklan politik cuma-cuma kepada Anas Urbaningrum , ketika bersaing memperebutkan kursi Ketua Umum Partai Demokrat . Menurut Denny, saat itu mereka rela membela Anas lantaran sedang bersaing dengan lawan bisnis mereka di bidang konsultan politik, Fox Indonesia.Menurut penjelasan Denny saat bersaksi dalam sidang Anas di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (7/8), persaingan dua lembaga sigi itu dimulai pada 2009. Menurut dia, saat itu mereka bekerja sama buat memenangkan pasangan Susilo Bambang Yudhoyono - Boediono dalam pemilihan presiden dan wakil presiden."Fox duluan kerja, saya masuk tiga bulan terakhir dengan isu SBY menang satu putaran saja. Ini bersaing dua lembaga ini. Dan sama-sama memenangkan SBY," kata Denny.Aroma persaingan makin meruncing ketika pada 2010, Fox yang di dalamnya bercokol duo Mallarangeng, Andi Zulkarnain Anwar alias Choel dan Rizal, menyokong lawan Anas, Andi Alifian Mallarangeng . Denny menganggap hal itu ancaman bagi bisnisnya, karena jika kalah maka bakal terpuruk."Saya bilang kalau dia yang menang, Fox lagi yang akan berkibar. Saya enggak mau kalah, Anas kita bantu. Apapun risikonya, Anas kita anggap sebagai bagian dari kita untuk makin survive, makin berkembang, makin tumbuh di dunia politik," ujar Denny.
LSI ngotot bantu Anas karena bersaing dengan Fox Indonesia
"Apapun risikonya, Anas kita anggap sebagai bagian dari kita untuk makin survive," kata Denny JA.
Rekomendasi