Untuk pertama kalinya, artis Nadya Mulya harus merayakan Lebaran terpisah dari ayahnya mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia Budi Mulya yang harus mendekam di rumah tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Di hari pertama Idul Fitri 1435 H, Nadya membesuk ayahnya dengan membawa makanan khas Lebaran.
"Ini bawa opor, ketupat dan kopi. Saya datang sama anak dan ibu," kata Nadya saat tiba di gedung KPK Jakarta, Senin.
Nadya yang datang mengenakan gamis hitam dipadu corak bunga ini mengaku, keluarga tetap mencoba tegar meski harus merayakan Idul Fitri tidak bersama dengan ayahnya.
"Makna Lebaran tahun ini jadi lebih dekat dengan Tuhan karena dalam keadaan dicoba, keluarga kami tetap solid," ungkap Nadya.
Terlepas dari itu, Nadya mengkritik KPK yang hanya memberikan waktu satu hari untuk membesuk tahanan. Otomatis, tidak semua keluarga dapat membesuk ayahnya.
"Saya biarin saja kalau KPK tidak mau memberikan hak kita, itu urusan mereka kita terima saja karena sampai detik ini cuma bisa besuk hari Senin sedangkan banyak keluarga yang masih ada di Bandung," tambah Nadya.
Untuk diketahui, Budi Mulya dijatuhi vonis 10 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider lima bulan kurungan karena dinilai terbukti melakukan tindak pidana korupsi dalam pemberian fasilitas pendanaan jangka pendek (FPJP) kepada Bank Century serta terlibat dalam penetapan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik.