Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal Moeldoko mengatakan, aparat keamanan sudah memetakan daerah-daerah rawan konflik saat berlangsungnya pengumuman hasil rekapitulasi nasional di Komisi Pemilihan Umum (KPU). Sejauh ini, situasi keamanan dalam keadaan baik, dan tidak ada aksi-aksi yang menonjol."Kita laporkan (ke presiden) bahwa situasi semua dalam keadaan yang baik, tidak ada yang menonjol sampai sejauh ini," kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/7).Meski mencium adanya potensi konflik dengan adanya penolakan hasil pemilu, Moeldoko yakin hal itu bakal diselesaikan melalui jalur hukum."Potensi pasti ada, tapi kan ada cara untuk mengeliminasikan. Kecenderungan nanti mudah-mudahan ketidakpuasan itu disalurkan melalui jalur hukum, melalui MK," tandasnya.Dengan adanya pengamanan dari TNI/Polri, dia meminta masyarakat tidak was-was atau khawatir soal isu kericuhan pada 22 Juli.
"Saya imbau masyarakat jalan seperti biasa, yakin pada kami dan TNI/Polri dan enggak ada apa-apa besok."Soal imbauan dari massa kubu Jokowi yang mengajak pendukungnya tetap di rumah, Moeldoko menganggapnya sebagai tindakan berlebihan.
"Tidak perlu melakukan suatu yang berlebihan, yang kalah tidak perlu melakukan hal-hal yang berlebihan dalam ekspresikan dirinya, yang menang juga begitu, jangan berlebihan merayakan sehingga semuanya berjalan biasa," pungkasnya.