Peristiwa sabotase kembali dialami perjalanan kereta api, kali ini peristiwa tersebut terjadi di Desa Kunci Kecamatan Sidareja Cilacap Jawa Tengah, Minggu (6/7) petang. Sabotase tersebut berupa pengganjalan rel kereta api dengan menggunakan batu oleh orang tak bertanggung jawab.Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasional (KAI Daop) 5 Purwokerto, Surono, dalam rilis yang diterima, mengemukakan saat itu KA Serayu Malam jurusan Purwokerto-Jakarta lewat Bandung sedang melintas di antara Stasiun Sidareja-Cipari, tepatnya di kilometer 342+700."Saat itu KA Serayu yang ditarik menggunakan lokomotif CC 20143 sedang dalam perjalanan antara stasiun Sidareja-Cipari. Tiba-tiba beberapa puluh meter sebelum lokasi, Masinis Listiyo dan Asisten Masinis Adistya melihat batu yang diletakkan di atas rel. Karena jaraknya sudah cukup dekat kereta api tidak sempat dihentikan," tuturnya.Menurut Surono, batu tersebut diketahui berdiameter sekitar 15 centimeter yang dipasang diatas rel tersebut terhantam cow-hanger lokomotif sehingga batu tersebut menghantam rantai pengaman hingga lepas. "Akhirnya sekitar 200 meter dari lokasi kejadian, KA Serayu berhenti sekitar 6 menit untuk memeriksa kerusakan lokomotif," ujarnya.Setelah diperiksa dan perbaikan, KA Serayu yang membawa rangkaian 8 gerbong ekonomi dengan jumlah penumpang sekitar 600 orang tersebut kembali melanjutkan perjalanannya ke arah Bandung. "Kami sudah melaporkan kejadian yang termasuk tindakan sabotase ini ke aparat keamanan setempat," katanya.Surono menjelaskan, insiden pemasangan batu atau kayu di jalur kereta api wilayah Daop 5 Purwokerto sudah sering terjadi di beberapa tempat. Namun, hingga kini petugas belum berhasil mengungkap motif dan pelaku pengganjalan rel KA tersebut.Lebih lanjut, Surono menambahkan, pengganjalan rel kereta api termasuk tindakan sabotase karena bisa berakibat terjadinya kecelakaan dengan potensi korban cukup besar. "Jika yang mengalami kecelakaan tersebut adalah KA penumpang, potensi jatuhnya korban bisa besar. Karena setiap KA mengangkut antara 350 hingga 1.000 penumpang," paparnya.
Sabotase di jalur rel, hambat perjalanan KA Serayu Malam
Insiden pemasangan batu atau kayu di jalur kereta api wilayah Daop 5 Purwokerto sudah sering terjadi di beberapa tempat.
Rekomendasi