Lukaku masuk, Amerika tunduk

Masuknya Romelu Lukaku di awal babak tambahan, merubah segalanya.

Ibnu Siena
Oleh Ibnu Siena - Reporter
Lukaku masuk, Amerika tunduk
Belgia vs AS. ©AFP PHOTO

Kedua tim datang dengan memiliki permasalahan masing-masing. Belgia memiliki permasalahan ketajaman pada barisan lini depan yang selama putaran grup rata-rata hanya mencetak satu gol. Sedangkan Amerika ada permasalahan pada barisan lini belakang. Terbukti dari enam pertandingan yang dijalani sepanjang tahun ini, Amerika hanya satu kali merasakan gawangnya tetap perawan.Pertandingan baru berjalan 40 detik, Belgia langsung mengancam. Umpan terobosan Dries Martens berhasil diteruskan Divock Origi-yang belakangan menjadi pilihan utama pelatih-walaupun tendangannya hanya menghasilkan tendangan pojok bagi Belgia.Di menit 17 pertandingan sempat terhenti sejenak sekitar satu sampai dua menit. Setelah seorang penonton turun ke tengah lapangan dan berlari-lari tidak jelas. Sedangkan petugas pengamanan terlihat cukup lamban menangani hal tersebut.Di 45 menit pertama ini Belgia tak sedikit pun mengendurkan serangan sejak menit awal. Berbagai macam serangan terus digencarkan, baik melalui sisi kanan dan kiri, ataupun dari lini tengah. Eden Hazard, Dries Martens, dan Kevin de Bruyne silih berganti meneror pertahanan Amerika, meski hasilnya belum ada yang berbuah manis. Dengan begitu, belum ada gol yang dihasilkan dari kedua tim di babak pertama. Belgia dan Amerika masih sama kuat.Babak kedua anak asuh Marc Wilmots tak kendurkan serangan, bahkan lebih militan. Terbukti sundulan Dires Martens nyaris membuka keunggulan bagi Belgia kalau saja Tim Howard tidak sigap menepis bola menit 57.

10 menit kemudian lagi-lagi barisan lini tengah dan depan Belgia jadi mimpi buruk pertahanan Amerika. Sepakan keras mendatar Alex Witsel dari luar kotak penalti hampir membuat Belgia unggul, sayang bola masih tipis di samping gawang.Amerika terlihat keluar dari tekanan setelah dua kali tendangan Dempsey dari luar kotak penalti cukup membahayakan gawang Courtois, pada menit 71 dan 73. Namun tendangan Dempsey tersebut tak membuat Belgia takut, justru sebaliknya. Lewat kaki Hazard, Belgia lagi-lagi hampir unggul, kalau saja bola yang ditendangnya mampu melewati Howard. Hazard untuk kesekian kalinya menebar ancaman, namun hasilnya sama, tendangannya masih bisa dimentahkan Howard yang bermain cemerlang di pertandingan ini.Amerika hampir saja memulangkan Belgia di menit-menit akhir laga babak kedua. Sayang dewi fortuna belum ingin hinggap di kubu mereka. Chris Wondolowski yang berdiri bebas di depan gawang tak mampu mengkonversi bola dengan baik, hasilnya pertandingan pun dilanjutkan di babak tambahan.Di babak tambahan Marc Wilmots mencoba mencari alternatif baru dengan memasukkan striker Romelu Lukaku menggantikan Divock Origi. Hasilnya langsung terlihat setelah Lukaku melakukan tusukan ke sisi kiri kotak penalti dan memberikan umpan mendatar ke de Bruyne sebelum akhirnya tendangan pemain Wolfsburg itu membuat jala gawang Howard bergetar. Tak mau hanya jadi pengumpan, kini Lukaku jadi penyebabnya gol kedua Belgia tercipta.The Yanks, julukan Amerika tak mau tinggal diam. Pemain pengganti, Julian Green, yang baru masuk langsung memberikan kontribusinya. Michael Bradley yang melihat Green berada dalam posisi bagus, langsung memberikan terobosan lambung ke tengah. Kemudian Green tak sia-siakan kesempatan itu pada menit 107. Amerika memperkecil kedudukan.Sampai peluit panjang berbunyi, Belgia tetap memimpin dengan skor 2-1. Dengan demikian Belgia akhirnya mampu lolos ke perempat final dan sudah ditunggu Argentina yang lebih dulu lolos setelah menang melawan Swiss 1-0.Berikut data dan fakta Belgia vs Amerika:Susunan pemain

Belgia (4-3-3): Thibaut Courtois, Toby Alderweireld, Daniel van Buyten, Vincent Kompany (k), Jan Verthongen, Alex Witsel, Marouane Fellaini, Dries Martens, Kevin de Bruyne, Eden Hazard (Nacer Chadli 111'), Divock Origi (Romelu Lukaku 90').

Pelatih: Marc Wilmots.Amerika (4-2-3-1): Tim Howard, Fabian Johnson (DeAndre Yedlin 32'), Omar Gonzalez, Matt Besler, DaMarcus Beasley, Jermaine Jones, Michael Bradley, Geoff Cameron, Graham Zusi (Chris Wondolowski 72'), Alejandro Bedoya (Julian Green 105'), Clint Dempsey (k).

Pelatih: Juergen Klinsmann.Skor: 2 - 1

Gol: Kevin De Bruyne 93', Romelu Lukaku 105' - Julian Green 107'

Tendangan ke gawang: 17-5

Penguasaan bola: 46 - 54 persen

Pelanggaran: 27 - 11

Offside: 2-0

Kartu Kuning: Vincent Kompany - Geoff Cameron

Stadion: Arena Fonte Nova, Salvador

Wasit: Djamel Haimoudi (Algeria)

Rekomendasi