Program fenomenal Yuk Keep Smile (YKS) yang tayang di Trans TV kembali menuai kontroversi. Kali ini di salah satu segmen, ikon tayangan tersebut, Caisar dihipnotis agar tak takut anjing dengan diberikan sugesti agar membayangkan wajah Benyamin S saat melihat anjing.Ternyata hal itu menuai reaksi keras dari keluarga dan pengidola legenda Betawi tersebut. Salah seorang putera Benyamin S, Biem Benyamin menggeruduk Gedung Trans TV untuk meminta klarifikasi."Ini sudah berkali-kali almarhum itu dilecehkan, dulu diibaratkan ular (sama Adul), sekarang dengan binatang anjing," ujar Biem di Gedung Trans TV, Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (24/6).Ternyata YKS tak kapok menebar kontroversi. Berikut kontroversi YKS yang dihimpun merdeka.com:
Advertisement
Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) memberikan teguran tegas kepada Trans TV. Sebab, stasiun TV milik konglomerat Chaerul Tanjung ini menyiarkan program Yuk Keep Smile yang menampilkan joget erotis dalam goyang oplosan."Sore tadi kita KPI memberikan sanksi teguran tertulis berupa sanksi administratif," ujar Komisioner KPI Pusat bidang isi siaran, Agatha Lily saat dihubungi merdeka.com, Jakarta, Jumat (3/1).Lebih lanjut, Agatha menjelaskan, banyak pelanggaran yang dilakukan dalam tayangan goyang oplosan dalam program Yuk Keep Smile itu."Setelah beberapa waktu kami telaah secara mendalam, memang KPI menemukan pelanggaran dalam Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3PS) dalam tayangan itu. Pelanggaran detailnya adalah menampilkan gerakan tubuh yaitu tarian dengan unsur erotis pada lagu oplosan," jelas Agatha.
Advertisement
Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat kembali menyampaikan teguran tertulis untuk acara Yuk Keep Smile yang tayang di Trans TV. Teguran itu datang menyusul adegan ketika Arya Wiguna dan Farhat Abbas saling ejek pada tayangan 3 Februari."Berdasarkan kewenangan menurut Undang-Undang No 32 tahun 2002 tentang Penyiaran (UU Penyiaran), pengaduan masyarakat, pemantauan, dan hasil analisis telah menemukan pelanggaran Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 dan SPS) Komisi Penyiaran Indonesia Tahun 2012 pada Program Siaran "Yuk Keep Smile" yang ditayangkan oleh stasiun Trans TV pada tanggal 3 Februari 2014 pada pukul 20.06 WIB," demikian rilis KPI, Kamis (6/2).KPI menjelaskan, program tersebut menayangkan konflik yang mengungkapkan aib dan privasi bintang tamu yaitu Farhat Abbas dengan Arya Wiguna.Pada awal Arya dihubungi oleh Trans TV, Farhat sudah menyatakan keberatannya, "Saya agak keberatan menelepon dengan orang ini". Namun pihak Trans TV tetap memaksa Farhat untuk berbicara dengan Arya sehingga menyebabkan keluarnya kata-kata kasar dan saling mengejek dari kedua belah pihak.
Advertisement
Episode YKS yang tayang pada tanggal 23 Januari 2014 lalu sempat membuat geger dunia maya lantaran Omesh menirukan gaya para Ustaz dan secara sengaja bikin penonton tertawa karenanya. Ia menirukan gaya dakwah Ustadz terkenal seperti Aa Gym, Arifin Ilham, Yusuf Mansyur, bahkan almarhum Uje.Pada awal acara, Omesh menyapa penonton dengan gaya Aa Gym dan ia juga melafalkan doa hanya untuk bahan lelucon. Tidak hanya itu, ia juga bergaya melakukan dakwah, namun menggunakan kata-kata yang melenceng seperti zakat dengan jaket.Tentu saja apa yang dilakukan Omesh mendapat kecaman dan hujatan di mana-mana. Ustaz Maulana turut menegur Omesh dan menjelaskan bahwa dirinya sama sekali tidak tersinggung dengan perbuatan Omesh, yang perlu dipikirkan adalah reaksi jamaah Ustaz yang menjadi bahan leluconnya.Menyadari perbuatannya, Omesh meminta maaf kepada seluruh pihak yang merasa tersinggung dengan leluconnya.
Advertisement
Acara Yuk Keep Smile (YKP) yang ditayangkan Trans TV kembali membuat heboh. Kali ini, acara yang ditayangkan Trans TV itu dinilai telah melecehkan seniman Betawi, Benyamin Sueb.Dalam episode YKS yang ditayangkan pada 20 Juni lalu, Caisar dalam salah satu segmen dihipnotis oleh Ferdian Setiadi agar tidak takut dengan anjing. Caisar diberikan sugesti agar membayangkan wajah Benyamin S saat melihat anjing.Setelah itu, Caisar tidak takut lagi dengan anjing dan berkali-kali memanggil hewan yang dituntunnya itu dengan sebutan Benyamin. Hal itu sontak ramai menjadi perbincangan di sosial media Twitter.