Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi menghadiri acara kegiatan Bhakti Kesehatan dalam rangka peringatan HUT Bhayangkara ke-68. Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi didaulat sebagai pembuka acara tersebut.Dalam pidatonya, Nafsiah sangat berterima kasih atas undangan yang ditujukan kepadanya. Seharusnya Nafsiah bisa diwakili oleh Dinkes Pemprov DKI. Namun, dia berkeinginan hadir dalam acara ini. Karena Nafsiah merasa ikut berutang budi kepada kepolisian Polda Metro Jaya."Saya sudah 50 tahun tinggal di Jakarta. Keluarga saya, anak, cucu saya merasa nyaman tinggal di sini karena ada polisi khusus Polda Metro Jaya. Sehingga saya merasa terhormat bisa hadiri dalam acara bakti sosial," kata Nafsiah di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (20/6).Usai memberikan sambutan, Nafsiah ingin menutup dengan salam. Akan tetapi dia pun melihat palu di atas mimbar. Lantas pihaknya meminta tanggapan kepada hadirin."Ini palu harus diketuk yah?" tanyanya kepada para hadirin dengan nada bercanda."Tiga kali, tiga kali ketukan," jawab para hadirin."Saya selama menjadi Menkes sebenarnya suka dua pukulan untuk menandakan 2 anak cukup. Tapi atas persetujuan 3 kali bapak/ibu sekalian. Oleh karenanya tidak ada politiknya. Politiknya kesehatan Indonesia jayalah kepolisian Indonesia," lanjutnya.Lantas Nafsiah pun mengetuk palu itu di atas mimbar sebanyak 3 kali. "Tok..tok...tok," ketuk palu sembari diikuti tepuk tangan para hadirin.Diketahui, dalam Pilpres 2014 hanya ada dua pasangan calon presiden dan wakil presiden. Nomor urut satu yakni Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa sedangkan nomor urut dua Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK).
Candaan Menkes soal pilpres: Saya lebih suka dua pukulan palu
Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi menghadiri acara kegiatan Bhakti Kesehatan dalam rangka peringatan HUT Bhayangkara ke-68.
Rekomendasi