Jelang debat, SBY penasaran konsep Prabowo & Jokowi soal ekonomi

SBY siap mendengarkan debat capres jilid II. Melihat dua capres berdebat soal konsep kesejahteraan rakyat.

Putri Artika R
Oleh Putri Artika R - Reporter
Jelang debat, SBY penasaran konsep Prabowo & Jokowi soal ekonomi
Pengukuhan SBY sebagai Guru Besar di Unhan. ©rumgapres/abror rizki

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pagi ini memberikan sambutan dalam acara penyampaian laporan hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) 2013. Dalam sambutan itu, SBY sempat berkomentar terkait Debat Capres yang akan dilangsungkan 15 Juni besok.SBY ingin melihat apa pemikiran-pemikiran atau kebijakan yang ditawarkan dari dua Capres tersebut terkait ekonomi dan kesejahteraan rakyat."Kita harap dalam debat capres yang akan datang, saya dengar topiknya ekonomi,  kesejahteraan rakyat, maka kepada baik pak Prabowo atau Jokowi bisa digali apa pemikiran-pemikiran beliau, apa policy, kebijakan-kebijakan beliau," ujar SBY di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/6).SBY mengatakan, demokrasi di Indonesia harus mengangkat isu perekonomian. Mengingat, perekonomian global masih belum pulih, dan Indonesia mau tak mau juga ikut terkena dampaknya, selain adanya permasalahan ekonomi di dalam negeri."Demokrasi kita harus bergerak kesana, pemilu maupun apakah pemilihan bupati, gubernur, presiden, juga harus mengarah kepada keadaan seperti itu. Dan saudara tahu perekonomian global belum pulih benar, selalu ada masalah-masalah sepanjang perjalanannya, yang tampaknya kita rasakan juga disamping perekonomian setiap negara termasuk Indonesia," jelasnya.Untuk itulah, kata SBY, sangat penting mendengar apa yang ditawarkan masing-masing Capres, Jokowi maupun Prabowo dalam penanganan permasalahan ekonomi ini."Kita bisa mendengar, karena itu penting, negara demokrasi modern, ketika para kandidat telah berkompetisi menyampaikan visinya, policy-nya akan dikritisi. Mana yang paling realistik, mana yang klop persoalan yang dihadapi, bukan retorika. Mana yang terlalu tinggi disajikan. Dengan demikian rakyat kita bisa memilih dengan tepat," pungkasnya.SBY menambahkan, di masa pemerintahan yang akan datang, harus lebih adaptif terhadap perubahan dan tantangan perekonomian. Laporan keuangan negara harus akuntabel dan transparan. SBY menyebut masih banyak PR yang harus dikerjakan di pemerintahan selanjutnya, salah satunya terkait permasalahan perekonomian bangsa.Diharapkan Presiden mendatang dapat menghasilkan kemajuan yang nyata agar perekonomian Indonesia tumbuh dengan pesat."Nanti pengganti saya siapapun juga memiliki tanggungjawab yang sama, selama beliau memimpin indonesia selama lima tahun kedepan, juga harus ada progress yang nyata," ujarnya.

Rekomendasi