Hari kelahiran presiden kedua RI HM Soeharto, 8 Juni, menjadi momen penting bagi sebagian masyarakat. Mereka yang datang ke makam penguasa orde baru, di Astana Giribangun, Karanganyar, Jawa Tengah tersebut bahkan tak sedikit yang ngalap berkah (berharap keberuntungan).Ribuan pengunjung tersebut, beberapa orang di antaranya percaya, jika berziarah dan berdoa di makam tersebut akan menuai berkah. Sebagian doa yang dipanjatkan akan dikabulkan.Marmilah, warga Desa Ngablak, Giri Rejo, Magelang mengaku sering datang ke makam Soeharto. Selain mendoakan arwah Soeharto dan istrinya, Tien Soeharto, Marmillah juga berharap datangnya berkah.Wanita yang sehari-hari bekerja sebagai petani tersebut mengaku kagum terhadap sosok dan pribadi mantan Presiden Soeharto. Menurut dia, pada masa kepemimpinan Soeharto mencari uang lebih mudah. Selain itu, harga bahan pokok (Sembako) dan barang-barang kebutuhan hidup lainnya juga lebih murah."Dibandingkan saat ini, dulu lebih enak, sejahtera. Dulu apa-apa murah, sekarang mahal," kata Marmilah, saat ditemui merdeka.com, Minggu (8/6) .Karena besar rasa cintanya pada Soeharto, Marmilah selalu datang ke Astana Giribangun, Karanganyar dan berdoa di pusara makam Presiden Soeharto. Selain mendoakan arwahnya, dia juga berharap mendapatkan berkah."Tiap tahun saya selalu berziarah di Giribangun. Saya juga ngalap berkah, agar sawah saya selalu subur dan panennya bagus," ucapnya.Sartini (63) warga Krian, Sidoarjo, Jawa Timur memiliki pendapat yang hampir sama. Menurut dia, Soeharto merupakan sosok pemimpin yang berwibawa dan tegas dalam memimpin bangsa Indonesia."Pak Harto itu tegas, saya kagum dan suka. Makanya saya sering nyekar di sini. Biar diberkahi sama beliau. Ben keturutan apa sing saya minta sama Allah," katanya.Warga Magelang lainnya, Arianto juga percaya jika berziarah ke makam Pak Harto akan mendatangkan berkah. Dirinya mengaku Soeharto dan Ibu Tien masih anggota keluarga Istana Mangkunegaran Solo."Beliau itu keturunan ningrat. Keluarga keraton Mangkunegaran, jadi saya percaya dengan datang ke sini bisa dapat berkah," ucapnya.Arianto menuturkan, setiap haul Soeharto, dirinya selalu mengajak keluarga dan tetangganya bersama-sama berziarah ke makam Astana Giribangun. "Setiap tahun saya berziarah ke sini, hasil panen padi dan palawija saya selalu bertambah," tandasnya.Warga Desa Ngablak, Giri Rejo, Magelang itu datang ke Astana Giri Bangun bersama tetangga dan keluarga besarnya sebanyak 60 orang. Mereka mengendarai bus pariwisata.Arianto menegaskan Indonesia saat ini butuh pemimpin tegas seperti Soeharto. Di bawah kepemimpinannya, Indonesia jauh lebih baik jika dibandingkan dengan kondisi negara saat ini."Dulu cari makan gampang, sekarang sulit. Dulu semua barang harganya murah,sekarang apa-apa mahal," katanya.Terpisah Juru Kunci Astana Giribangun mengatakan, dirinya tidak tahu, jika ada sejumlah pengunjung yang ngalap berkah. Menurutnya, pihak astana sudah memberitahu pengunjung, agar di dalam makam hanya melakukan doa saja."Kami sudah sering menyampaikan, jangan ngalap berkah. Berdoa saja untuk arwah Pak Harto dan Bu Tien. Agar tidak musyrik," pungkasnya.
Sambangi makam Soeharto, sejumlah warga 'ngalap berkah
Warga Magelang lainnya, Arianto juga percaya jika berziarah ke makam Pak Harto akan mendatangkan berkah.
Rekomendasi