Setelah lama ikut Suyat, bapaknya, beraktivitas di Kraton, Riski rencananya akan diangkat menjadi abdi dalem oleh GBPH Joyokusumo atau yang akrab disapa Gusti Joyo. Sayangnya niatan tersebut terpaksa tertunda karena Gusti Joyo meninggal dunia pada akhir 2013.Saat itu, Riski dan bapaknya dipanggil Gusti Joyo ke dalem Joyokusuman. Di sana Riski ditanya Gusti Joyo apakah mau menjadi abdi dalem seperti bapaknya. Saat itu Riski tidak menjawab namun hanya mengangguk."Saya sama Riski dipanggil Gusti Joyo, ditanya Riski mau jadi abdi dalem, Riski cuma mantuk-mantuk (angguk-angguk)," kenang Suyat.Bahkan menurut Suyat, Gusti Joyo sendiri sudah memberikan nama pada Riski jika nantinya di wisuda sebagai abdi dalem. Nama yang diberikan yaitu Cermo Kuncoro."Kata Gusti Joyo, nama bapakmu kan Cermo Wicoro, jadi kamu namanya Cermo Kuncoro biar mirip, Riski ya cuma mantuk-mantuk lagi," ujar Suyat mengingat percakapan mereka.
Topik pilihan: Abdi Dalem | yogyakarta Riski sendiri mesti tidak mengetahui arti namanya, namun dia senang karena akan diangkat menjadi abdi dalem seperti bapaknya. Sayangnya keinginan Riski harus tertunda, karena Gusti Joyo wafat."Lha itu kok malah Gusti Joyo sedo,tapi rencananya saya akan daftarkan Riski ke Parentah Hageng supaya diangkat," kata Suyat.Suyat berharap Riski bisa menjadi abdi dalem karena Riski sudah lama menginginkannya. "Sejak usia 15 bulan sudah minta ikut bapaknya, sejak saat itu juga ingin menjadi abdi dalem," pungkasnya.