Ada yang keranjingan ketok magic, Yudirman tetap pilih las ketok

Alasan Yudirman memilih jasa cat duco dan las ketok karena murah dan bisa memantau langsung proses perbaikan kendaraan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Ada yang keranjingan ketok magic, Yudirman tetap pilih las ketok
Ketok magic. ©2014 Merdeka.com/Sukma Alam

Perbaikan kendaraan menggunakan jasa ketok magic mulai sulit ditemui saat ini. Padahal, peminatnya masih cukup banyak.Saat merdeka.com mengunjungi bengkel ketok magic 'Sido Makmur' Jalan Skip No 8 Sunter Jaya, Jakarta Utara, sebuah mobil Kijang Innova biru muda bernopol B 8659 VW terpajang. Menurut si pemilik bengkel, mobil itu sudah ketiga kali diperbaiki akibat kecelakaan."Ini sudah tiga kali. Pertama bemper belakang ditabrak. Kedua sebelahnya nabrak. Ketiga mau masuk rumah nabrak bemper lampu depan pecah," kata Yudi, pemilik bengkel, saat ditemui beberapa waktu lalu.Pria yang baju ungu ini enggan menyebut siapa pemilik mobil tersebut. Dia mengatakan, tugas utamanya hanya mengerjakan agar mobil itu dapat diperbaiki segera."Engga tau saya mas. Saya cuma ngerjain aja," tuturnya.Meski berulang kali mengalami kecelakaan, Yudi menilai tak ada kesulitan untuk memperbaiki mobil tersebut. Bahkan dia memamerkan keahliannya bisa memperbaiki mobil dengan cepat.Saat disinggung, apakah mobil telah diberi ilmu gaib, sehingga berulang kali balik ke bengkelnya, dia berdalih."Kalau masalah penyok sedikit gampang benerinnya. Engga ada ilmu gaib kalau untuk mobil rusak balik lagi," pungkasnya.Di tempat lainnya, Yudirman (33) warga menteng, memilih memperbaiki mobilnya di bengkel biasa yang menyediakan jasa cat duko dan las ketok di Jalan Kramat Jaya, Senen, Jakarta Pusat. Selain karena murah, dia bisa memantau langsung perbaikan mobilnya."Karena ini jelas. Saya pernah denger dari tetangga saya, katanya sih kalau ketok magic, kita engga boleh lihat. Nah itu yang engga saya pengen. Padahal kan saya pengen lihat cara-caranya. Karena itu saya pengen di cat duko aja sih," cerita Yudirman kepada merdeka.com, di lokasi, Jumat, (23/5).Pantauan merdeka.com di sekitar Jl Kramat Raya, berjejer tukang cat duco mulai dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia hingga ke arah Kwitang. Mereka menawarkan jasanya terhadap pengendara mobil maupun motor.Sepanjang jalan itu, dipenuhi spanduk bertuliskan cat duco dan las ketok. Ada yang ditempelkan ke pohon, ada juga ke tiang-tiang di sepanjang Jalan Kramat Raya.

Rekomendasi