SBY kumpulkan para menteri perangi paedofil

SBY marah mendengar banyaknya kasus kekerasan seksual terhadap anak.

Putri Artika R
Oleh Putri Artika R - Reporter
SBY kumpulkan para menteri perangi paedofil
SBY pimpin rapat kabinet. ©rumgapres/abror rizki

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menggelar rapat terbatas bersama para menteri Kabinet Indonesia Bersatu II dan beberapa pejabat negara lainnya. Ratas kali ini sebagai tindak lanjut dari hasil ratas minggu lalu."Tentang tindak lanjut dari ratas minggu lalu terkait dengan kejahatan seksual pada anak," ujar Menteri Perlindungan Anak Linda Gumelar saat tiba di kantor presiden, Jakarta, Rabu (14/5).Sebelumnya, SBY marah mendengar banyaknya kasus kekerasan seksual terhadap anak. Apalagi, kasus tersebut terjadi di sebuah sekolah internasional di Jakarta."Kita semua dikejutkan dengan kejadian yang tentu membuat kita semua marah, syok, dan berbagai reaksi yang memang patut kalau itu terjadi. Yaitu kejadian kekerasan seksual terhadap anak. Ini sesuatu sangat serius, seperti yang saya sampaikan saat pertama kali saya dengar insiden itu di sebuah sekolah internasional di Jakarta," ujar SBY saat membuka rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (8/5).Dalam rapat tersebut, SBY ingin langkah perlindungan anak akan menjadi kebijakan yang terorganisir sampai ke tingkat RT RW. Setidaknya warga sekitar bisa segera mengetahui, jika terjadi suatu tindak pelecehan seksual anak dalam sebuah keluarga atau lembaga tertentu."Yang selama ini misi kepedulian anak harus menjadi gerakan, bukan hanya kebijakan pemerintah di seluruh Tanah Air di keluarga, rumah tangga, RT RW, dusun, kelurahan, desa, sekolah. Karena mungkin tidak semua ketahuan, yang paling mengetahui what's going on inside family adalah keluarga," pungkasnya.

Rekomendasi