Anggota TNI ditangkap bawa 1 Kg sabu di Pekanbaru

"Mereka mengaku mendapatkan sabu itu dari Medan untuk dibawa ke Jambi," ujar Kapten Simon.

Wahid Chandra Daulay
Oleh Wahid Chandra Daulay - Reporter
Anggota TNI ditangkap bawa 1 Kg sabu di Pekanbaru
Ilustrasi sabu. ©2014 Merdeka.com/Arie Basuki

Dua anggota TNI AD tertangkap dalam razia gabungan TNI-Polri karena membawa narkotika jenis sabu seberat sekitar 1 kilogram (Kg) di Kota Pekanbaru, Riau.

"Jadi kita telah mengamankan 2 oknum TNI dan satu sipil," kata Pasi Intel, Denpom TNI AD Pekanbaru, Kapten Simon, kepada wartawan di Pekanbaru, seperti dikutip dari Antara, Senin (5/5).

Ia menjelaskan, anggota TNI AD tersebut ditangkap saat Jajaran Polresta Pekanbaru bersama TNI menggelar razia gabungan di Pekanbaru. Lokasi penangkapan di daerah Simpang Bingung Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, pada Minggu dini hari (4/5) sekitar pukul 01.30 WIB.

Menurut dia, razia tersebut digelar untuk meningkatkan pengamanan dari aksi kejahatan karena beberapa waktu terakhir Kota Pekanbaru kerap terjadi kejahatan perampokan dengan senjata api.

Ia mengatakan, dua anggota TNI dan seorang warga sipil mengendarai mobil minibus Toyota Avanza dengan nomor polisi BH 1111 AP saat terjaring razia. Awalnya, aparat mencurigai ketiganya karena dalam pemeriksaan kendaraan ditemukan sepucuk senjata api dan dua orang penumpang mengaku anggota TNI.

Petugas lantas membawa tiga orang tersebut ke Markas Denpom TNI AD di Pekanbaru. Menurut dia, ketiganya tidak melawan saat itu.

"Setelah sampai di Markas Denpom, lantas mobil tersebut digeledah, baru ketahuan ternyata ada narkotika jenis sabu sekitar 1 kilogram," katanya.

Selain itu, petugas juga menemukan satu pucuk senjata api jenis pistol Sig Sauer beserta empat butir peluru kaliber 9 milimeter.

Ia mengatakan pihaknya masih mendalami kasus tersebut. Denpom TNI AD belum mengumumkan apakah ketiganya sudah berstatus tersangka.

Namun, Kapten Simon mengatakan dari keterangan pelaku menyatakan narkoba tersebut berasal dari Medan, Sumatera Utara.

"Mereka mengaku mendapatkan sabu itu dari Medan untuk dibawa ke Jambi," ujarnya.

Rekomendasi