Matt Christoper (28), pria yang memaksa masuk ke ruang kokpit pesawat Virgin Australia VA41, hingga saat ini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Trijata di Jalan Trijata, Denpasar, Bali. Kepolisian belum menetapkan statusnya sebagai tersangka dan hanya sebagai saksi. Sebelum naik pesawat, Matt yang awalnya diduga akan membajak pesawat ini, diketahui mengonsumsi obat merek Panadol, Voltaren dan Coca Cola.Berikut kronologi sebelum Matt Christopher berulah di dalam pesawat seperti dituturkan Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Bali, Ajun Komisaris Besar Heri Wiyanto saat menggelar keterangan pers di Mapolda Bali, Sabtu (26/4).Mat Christopher sempat tidur di dalam pesawat Virgin Australia dengan nomor penerbangan VA 41 jurusan Brisbane-Denpasar. Dia kemudian dibangunkan pramugari untuk mendapat fasilitas makan dari Virgin Australia. Saat dibangunkan, Matt merasa tas bawaannya ada yang mengambil dan kemudian dia menanyakan kepada wanita di sebelahnya.Karena terjadi keributan, perempuan yang ditanya oleh Matt akhirnya dipindahkan pramugari di kursi belakang. Matt lalu menuju toilet dan kembali lagi ke bangku tempat dia duduk.Beberapa saat kemudian dia kembali lagi ke toilet karena dalam kondisi pikiran kacau. Namun Matt salah menggedor pintu. Bukannya pintu toilet, Matt malah mengedor pintu ruang kokpit pesawat. Lantaran merasa ada keributan, pilot kemudian memberikan sinyal kepada menara ATC dengan kode pembajakan.Pihak Angkasa Pura yang mendapat laporan tersebut kemudian meneruskan ke General Manager Bandara. Dari sana, pihak bandara menghubungi aparat terkait untuk melakukan pengamanan. Tidak jelas komunikasi bagaimana pesawat itu bisa mendarat di bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali."Dia merasa tasnya ada yang ambil, kemudian dia menanyakan kepada perempuan di sampingnya," kata Heri.Pihak Kepolisian dan Lanud Ngurah Rai langsung melakukan pengamanan di area sekitar bandara untuk mengamankan Pesawat Virgin Australia. Matt berhasil diamankan pasukan khas TNI AU dan kemudian dibawa ke Mapolda Bali untuk dilakukan pemeriksaan. Namun, sejak malam tadi, Matt dibawa ke RS Bhayangkara Trijaya untuk mendapatkan perawatan."Dia sedang dirawat di sebuah tempat," ujar Heri.Dari data kepolisian, penumpang Pesawat Virgin Australia berjumlah 137 orang dengan rincian penumpang dari New Zealand 38 orang, Amerika 2 orang, Prancis 2 orang, Brazil 2 orang, Australia 52 orang, Spanyol 2 orang, Colombia 1 orang, Irlandia 1 orang, Venezuela 1 orang, Jerman 4 orang, Inggris 12 orang, Italy 2 orang, Canada 2 orang , Belgia 3 orang, swedia 5 orang, Cheko 2 orang, Jepang 2 orang , Austria 1 orang, Belanda 2 orang dan Rusia 2 orang."Kru pesawat 6 orang dan ada bayi 2 orang," kara Heri.
Ini kronologi 'pembajakan' pesawat Virgin Australia
Matt yang awalnya diduga akan membajak pesawat ini, diketahui mengonsumsi obat dan minuman bersoda.
Rekomendasi