Atut, Setya Novanto dan Idrus Marham akan meramaikan sidang Akil

Tubagus Chaeri Wardhana Chasan alias Wawan juga dijadwalkan hadir.

Aryo Putranto Saptohutomo
Atut, Setya Novanto dan Idrus Marham akan meramaikan sidang Akil
Sidang Akil Mochtar. ©2014 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Sidang lanjutan terdakwa kasus dugaan suap sengketa pemilihan kepala daerah di Mahkamah Konstitusi dan pencucian uang, Akil Mochtar bakal digelar esok hari, Kamis (24/4). Kabarnya, sidang mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu bakal bertabur saksi penting.Menurut kuasa hukum Akil, Adardam Achyar, saksi penting itu antara lain Tubagus Chaeri Wardana Chasan alias Wawan, Gubernur Banten Hj. Ratu Atut Chosiyah , Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham dan Bendahara Umum Partai Golkar Setya Novanto ."Saksinya Drs. Hambali, Tubagus Chaeri Wardhana Chasan, Hj. Ratu Atut Chosiyah , Agah Mochammad Noor, Mochammad Armansyah, Kurrotul Aini, Asep Bardan, Idrus Marham , Setya Novanto ," tulis Adardam melalui pesan singkat kepada wartawan, Rabu (23/4).Sementara Agah dan Kurrotul Aini merupakan pegawai Wawan. Idrus dan Setya absen bersaksi dalam sidang pekan lalu dengan alasan sibuk dengan urusan pemilihan umum.Dalam perkara rasuah lain, nama Setya Novanto dan Zainudin Amali juga muncul. Setya dianggap terlibat dalam perkara suap pengubahan peraturan daerah pada pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional XVIII di Riau pada 2012. Bahkan, namanya tercantum dalam amar putusan mantan Gubernur Riau Rusli Zainal . Di situ disebutkan Setya terbukti menerima suap dari Rusli dalam meloloskan permohonan persetujuan penambahan anggaran pembangunan arena olahraga menembak.Dalam persidangan pekan lalu terungkap, Setya dan pengusaha Nirwan Bakrie disebut sebagai 'donatur' suap sengketa pemilihan kepala daerah Jawa Timur. Hal itu tercantum dalam pesan singkat Akil kepada ketua tim pemenangan pasangan Soekarwo - Saifullah Yusuf, Zainudin Amali. Bahkan, dalam percakapan keduanya disebut Idrus Marham yang bakal mengurus gugatan Khofifah-Herman Suryadi Sumawiredja supaya ditolak.Sementara Wawan dan Atut kemungkinan bakal dicecar terkait kasus dugaan suap sengketa pilkada Lebak dan pemilihan gubernur Banten.

Rekomendasi