Pilot pesawat asing yang dipaksa turun di Medan masih diperiksa

2 F-16 TNI AU memaksa turun pesawat Swearingen SX 300 yang memasuki wilayah udara Indonesia.

Yan Muhardiansyah
Oleh Yan Muhardiansyah - Reporter
Pilot pesawat asing yang dipaksa turun di Medan masih diperiksa
pesawat asing dipaksa mendarat di Medan. ©2014 Merdeka.com/yan muhardiansyah

Pilot pesawat asing yang dipaksa turun di Lanud Soewondo, Medan, Heinz Peier (65) masih menjalani pemeriksaan. Sedangkan pesawatnya juga masih ditahan TNI AU.Pesawat Swearingen SX 300 itu masih terparkir di taxi way bekas Bandara Polonia. Canopinya masih tertutup terpal.Pesawat berwarna merah itu tidak lagi dijaga petugas. Sebelumnya, pesawat itu dikawal sejumlah personel Paskhas TNI AU bersenjata lengkap.Sementara itu, Heinz Peier tidak lagi berada di gedung VIP bekas Bandara Polonia. Namun, dia masih diproses.Kepala Penerangan dan Perpustakaan TNI AU Lanud Soewondo Kapten Sudjarwoko mengatakan, mereka masih menunggu proses yang dijalani warga negara Swiss itu. Pihaknya hanya akan melaksanakan perintah dari pusat."Pada prinsipnya, TNI AU khususnya Lanud Soewondo, jika seluruh proses, termasuk proses diplomatik, pengurusan flight clearance, keimigrasian dan dari administrator bandara, sudah selesai, maka kami akan bertindak sesuai perintah," katanya.Seperti diberitakan, 2 unit pesawat F-16 memaksa turun pesawat Swearingen SX 300 yang memasuki wilayah udara Indonesia di sekitar pantai barat Pulau Sumatera, Kamis (10/4) siang. Pesawat dipiloti Heinz Peier pun harus landing di Lanud Soewondo.

Rekomendasi