Kamis (3/4) kemarin, Ahmad Imam Al Hafitd (19) alias Hafiz dan Assyifa Ramadhani (19) alias Syifa menjalani rekonstruksi kasus pembunuhan Ade Sara Angelina Suroto di Polda Metro Jaya. Dengan mengenakan baju tahanan berwarna oranye, keduanya melakukan reka ulang sebanyak 40 adegan.Kebanyakan rekonstruksi berada di dalam mobil. Bagaimana Hafiz dan Syifa membunuh Ade Sara semua diperagakan.Saat menjalani rekonstruksi, berbagai macam ekspresi ditampilkan oleh kedua pelaku. Berikut ini ekspresinya:
Advertisement
Syifa dan Hafiz alami depresi
Polda Metro Jaya menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan mahasiswi Universitas Bunda Mulia, Ade Sara Angelina Suroto di halaman parkir Diskrimsus Polda Metro Jaya. Saat menjalani rekonstruksi, Hafiz dan Syifa dalam keadaan depresi berat."Kemarin dia (Hafiz) cerita sama saya ketakutan menghadapi reka ulang," ujar Kuasa Hukum Hafiz, Hendrayanto ketika ditemui di Polda Metro Jaya, Kamis (3/4).Bukan hanya itu, orangtua kedua pelaku juga tak henti-hentinya menitikkan air mata. "Apalagi orangtua mereka hampir tiap malam nangis terus," katanya.Hendrayanto berharap kepada pihak kepolisian adil dalam reka ulang kali ini. "Saya berharap mereka adil, dan dilakukan rekonstruksi di satu tempat saja sudah baik, tapi saya mau semua adegan di beberapa tempat diperagakan di sini," katanya.
Advertisement
Syifa menangis
Setelah menjalani puluhan adegan di Polda Metro Jaya, Hafiz dan Syifa langsung menangis. Ia terlihat beberapa kali menyeka air matanya.Pantauan merdeka.com di lokasi, Kamis (3/4), terlihat Syifa menangis sendu. Air matanya membasahi wajah manisnya tersebut. Sementara kekasihnya, Hafiz nampak murung. Keduanya kompak menutup mulut rapat-rapat ketika wartawan mencoba mewawancarai keduanya.Ketika seorang penyidik bertanya mengenai adegan rekonstruksi, kedua tersangka menjawab dengan nada cukup pelan. Seorang penyidik bertanya, "Pada saat di bengkel kamu turun?"Selang beberapa lama Hafiz menjawab, "iya, saya turun dan ngobrol dengan teknisi bengkel."
Advertisement
Mulut Syifa terus bergumam
Entah apa yang sedang dilafazkan oleh Syifa. Selama menjalani rekonstruksi, mulut Syifa tampak terus bergumam seperti sedang melafazkan sesuatu.Selain itu, wajah Syifa juga terus tertunduk lemas. Jalannya pun menunduk. Sesekali ia menutupi wajahnya dari jepretan kamera wartawan.Rekonstruksi pembunuhan Ade Sara berlangsung lancar. Hafiz dan Syifa mengikuti semua proses rekonstruksi. Setelah di Polda Metro, kemarin rekonstruksi juga dilakukan di Tol Bintara, Bekasi.
Advertisement
Tak saling tegur sapa
Saat menjalani rekonstruksi, Syifa dan Hafiz tidak saling tegur sapa. Meski keduanya terlibat dalam satu adegan saat membunuh Ade Sara, mereka hanya menjawab seperlunya saat ditanya penyidik.Saat berpapasan pun, keduanya tidak saling menyapa. Semuanya terdiam seolah menyesali perbuatannya. Wajah keduanya juga saling menunduk saat berjalan.
Advertisement
Wajahnya sendu saat rekonstruksi di tol
Pada siang harinya, Syifa dan Hafiz menjalani rekonstruksi pembuangan mayat Ade Sara Angelina Suroto (19), di Kilometer 49 Tol JORR, Kelurahan Bintara, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, tadi siang.Saat rekonstruksi inilah wajah keduanya kembali sendu. Hafiz dan Syifa menjalani 12 reka adegan. Adegan itu tercatat dalam adegan yang ke 41A hingga 44C.Dalam rekontruksi pembuangan itu, korban Ade Sara dibuang dengan cara didorong dari dalam mobil milik tersangka Hafiz jenis KIA Visto B-8328-JO persis di sisi kiri ruas jalan tol menuju Cikunir, Bekasi.Begitu sampai di lokasi pembuangan, Syifa langsung turun dari kursi depan mobil. Kemudian ia pindah ke belakang bagian kanan. Lalu Syifa membuka pintu bagian kiri belakang. Dibantu Hafiz mendorong korban sampai terjatuh ke badan aspal dengan posisi kepala terlebih dahulu.Usai membuang jasad Mahasiswi Universitas Bunda Mulya tersebut, keduanya lalu pergi mengarah keluar tol Jatiasih, kemudian masuk kembali ke jalan tol lalu pulang ke rumah masing-masing.