Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Kependudukan (Disnakertrandsuk) Jateng menampung sumbangan Rp 691.071.325. di rekening Peduli Satinah. Kepala Disnakertransduk Jateng, Wika Bintang mengaku jumlah itu terus bertambah setiap harinya."Saya optimis sumbangan masyarakat akan mampu menyelamatkan tenaga kerja asal Kabupaten Semarang itu dari hukuman pancung di Arab Saudi. Respon masyarakat luar biasa, per hari naiknya Rp 100 juta," tegas Wika di Jateng, Selasa (1/4).Wika menjelaskan penyumbang berasal dari berbagai kalangan masyarakat. Dari pengusaha hingga perorangan dengan sumbangan berjumlah Rp 50 ribu hingga puluhan juta rupiah. "Mayoritas kecil-kecil Rp 50 ribuan, yang paling besar ada sekitar Rp 37 juta dari perusahaan," katanya.Wika berharap beberapa hari ke depan sumbangan terus mengalir hingga bisa mencapai Rp 1 miliar. "Ditambah sumbangan yang dikumpulkan Aktivis Migrant Care Melanie Subono sekira Rp 2 miliar, maka potensi pembebasan Satinah sangat besar," ungkapnya.Wika menjelaskan ada kabar pihak keluarga korban bersedia menurunkan uang diat dari Rp 21 miliar menjadi Rp 15 miliar. "Deposit Kementerian Luar Negeri kan sudah Rp 12 miliar. Kalau sumbangan masyarakat ada Rp 3 miliar berarti sudah mencukupi," katanya.Seperti diketahui, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyatakan, seluruh sumbangan di rekening Disnakertransduk langsung dikirimkan ke rekening KBRI di Arab Saudi. Pihaknya akan melaporkan jumlah keseluruhan dana dan sisanya jika ada."Akan kita laporkan semua, berapa yang terkumpul, berapa yang dikirim, berapa yang sisa. Jika sisa, akan kita standby-kan," katanya.Dana sisa, menurut Ganjar, bisa digunakan untuk menyumbang TKI lain yang bernasib serupa seperti Satinah atau pengelolaan TKI secara umum.
Disnakertrans Jateng tampung Rp 691 juta sumbangan diat Satinah
"Deposit Kemlu sudah Rp 12 miliar. Kalau sumbangan masyarakat ada Rp 3 miliar berarti sudah mencukupi," ujar Wika.
Rekomendasi