Bawa panci dan wajan, ibu-ibu Depok tolak Jokowi nyapres

"Ya karena kita kan orang Betawi asli. Tapi tinggal di Depok," kata seorang ibu.

Angga Yudha Pratomo
Oleh Angga Yudha Pratomo - Reporter
Bawa panci dan wajan, ibu-ibu Depok tolak Jokowi nyapres
Ibu-ibu Depok demo Jokowi. ©2014 Merdeka.com

Penolakan pencapresan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo alias Jokowi terus berhembus. Tidak hanya dari warga ibu kota, kaum ibu-ibu di Depok, Jawa Barat, juga melakukan gerakan serupa.Meski tinggal di pinggiran Jakarta, mereka mengaku kecewa atas kinerja mantan Wali Kota Solo tersebut. Terlebih, kaum ibu ini menganggap bahwa Jokowi harus bertanggung jawab bereskan Jakarta hingga masa jabatannya usai.Menurut salah seorang peserta aksi, Farida, demo menuntut Jokowi nyapres ini lantaran dia merasa sebagai warga Betawi asli merasa kotanya belum rapih."Jakarta belum selesai, janjinya 5 tahun. Setidaknya harus memimpin Jakarta dulu," kata Farida di Depok, Selasa (18/3).Perempuan yang mengaku pernah tinggal di Jatinegara, Jakarta Timur ini merasa terusik soal aksi mantan Wali Kota Solo tersebut. Meskipun tinggal di Depok, dia merasa warga Betawi."Ya karena kita kan orang Betawi asli. Tapi tinggal di Depok," tegasnya.Pantauan merdeka.com, puluhan Ibu ini membawa alat masak seperti, panci dan wajan sebagai wujud aksi penolakan Jokowi nyapres. Bertempat di lapangan Perumahan Depok Jaya, mereka membentangkan spanduk dan poster bertuliskan 'Pak Jokowi kami kecewa belom jadi presiden udah bohongin rakyat'.

Rekomendasi