Tri Dianto enggan masuk bui duluan sebelum Ma'mun Murod

"Saya siap maju menemani, tapi tunggu Ma'mun dulu. Kalau saya tersangka saya sial saja," kata Tri Dianto.

Mustiana Lestari
Oleh Mustiana Lestari - Reporter
Tri Dianto enggan masuk bui duluan sebelum Ma'mun Murod
4 wanita cantik dampingi Tri dianto saat diperiksa KPK. ©2013 merdeka.com/dwi narwoko

Meski baru diperiksa sebagai saksi, fungsionaris Perhimpunan Pergerakan Indonesia ( PPI ) Tri Dianto sudah ribut soal pemeriksaan dirinya hari ini di Bareskrim Polri. Salah satunya soal pernyataan pertemuan Cikeas yang disampaikan Ma'mun Murod di KPK beberapa waktu lalu."Kalau yang ngomong itu Ma'mun, yang mengeluarkan pernyataan Ma'mun, saya tidak tahu. Saya mengakui melakukan pengakuan itu tapi ada alasannya," tegas Tri Dianto selepas diperiksa sekitar 3 jam oleh penyidik di Bareskrim Polri, Senin (24/2).Loyalis Anas ini mengaku ridho, jika pernyataan Ma'mun yang dia ulang kepada media akhirnya menjerumuskannya ke sel.  Tetapi dia menginginkan agar polisi profesional dengan memeriksa dan menetapkan status kepada Ma'mun terlebih dulu."Resiko apapun saya siap, saya siap menjadi tersangka. Saya siap maju menemani, tapi tunggu Ma'mun dulu. Kalau saya tersangka saya sial saja, masih jauhlah jadi tersangka itu. Berita itu yang mengeluarkan Ma'mun," tuding Tri.Sekitar 3 jam, loyalis Anas ini diberondong 9 pertanyaan dari penyidik. Tri menegaskan kalau dia hanya mengulang pernyataan Ma'mun tentang pertemuan Denny Indrayana dan Bambang Widjojanto di Cikeas.Hal itu dia lakukan karena didesak awak media. Tetapi ketika ditanya kembali apakah dia benar tahu pertemuan tersebut. Tri hanya menggelengkan kepala dan menunjuk Ma'mun untuk memberikan bukti."Harusnya Ma'mun kalau punya bukti ngapain minta maaf (ke Denny). Kalau enggak ada bukti dia harusnya minta maaf," saran dia.Tri Dianto bersama sekutunya, Ma'mun Murod dilaporkan Denny Indrayana ke Mabes Polri atas tuduhan pencemaran nama baik dan perilaku tidak menyenangkan. Denny menganggap mereka melakukan fitnah dengan mengatakan Denny dan Bambang Widjojanto bertemu SBY di Cikeas sebelum Anas ditetapkan sebagai tersangka.

Rekomendasi