Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry menyampaikan rasa kekagumannya ketika melihat letak Masjid Istiqlal yang lokasinya saling berseberangan dengan Gereja Katedral di Jakarta. Menurut dia, letak masjid dan gereja yang berdekatan itu menjadi simbol toleransi penting.
"Kemarin saya ke Masjid Istiqlal, masjid ketiga terbesar di dunia. Dari jauh saya bisa melihat Gereja Katedral di seberang jalan. Itu adalah simbol toleransi di Indonesia," kata Kerry, saat menggelar jumpa pers usai Sidang Komisi Bersama ke-4 dengan Menteri Luar Negeri Indonesia Marty Natalegawa, di kantor Kementerian Luar Negeri Indonesia, di Jakarta, Senin (17/2).
Kerry menyatakan dengan keberadaan Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral yang berdekatan itu, maka sesungguhnya iklim toleransi menjadi identitas bagi rakyat Indonesia.
"Seluruh dunia bisa belajar dari Indonesia," ujar Kerry, yang sempat menyapa wartawan dengan kata 'Assalamualaikum'.
Selama menjadi anggota Senat Amerika, Kerry mengaku sudah beberapa kali ke Jakarta. Dia juga mempunyai kakak perempuan yang bekerja sebagai pengajar di Jakarta.
Menteri luar negeri Amerika itu datang ke Indonesia pada Sabtu malam dalam rangka penandatangan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Amerika Serikat dalam Kerja sama Selatan-Selatan dan Triangular.
Tujuan MoU itu adalah untuk menyediakan kerangka bagi peningkatan kerja sama bilateral antara kedua negara.