Tersangka kasus pembongkaran makam dan pencurian makam, Resi Rokhis Suhana alias Satria Pamungkas (27), dilaporkan kabur dari salah satu panti sosial di Kroya, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Sebelumnya Resi sudah pernah kabur dari Rumah Sakit Jiwa."Setelah sempat kabur dari RSJ (Rumah Sakit Jiwa) Magelang dan dapat ditangkap lagi, kami berencana menitipkan Resi di sebuah panti sosial di Boja, Kabupaten Kendal," kata Kepala Kepolisian Resor Cilacap Ajun Komisaris Besar Polisi Andry Triaspoetra, Rabu (5/2).Oleh karena itu, Selasa (4/2) malam, polisi membawa Resi ke sebuah panti sosial di Boja. Akan tetapi sesampainya di Boja, Resi ditolak karena panti sosial tersebut telah penuh. Polisi pun berinisiatif menitipkan tersangka kasus pembongkaran dan pencurian mayat tersebut di sebuah panti sosial di Kroya."Resi masuk panti di Kroya tadi pagi, sekitar pukul 09.00 WIB. Namun sekitar pukul 12.00 WIB, kami menerima laporan jika Resi telah kabur dari panti tersebut," kata Agus.Polisi kini sedang berusaha mengejar Resi. Warga sendiri resah setelah mengetahui penderita penyakit jiwa itu lari.Aksi Resi beberapa bulan lalu sempat membuat geger. Dia membongkar makam seorang gadis di Cilacap. Resi mengaku mendapat bisikan gaib untuk membongkar makam agar bisa terbang dan menghilang.
Resi, si pencuri mayat gadis kabur lagi dari panti sosial
Resi mengaku mendapat bisikan gaib untuk membongkar makam agar bisa terbang dan menghilang.
Advertisement
Rekomendasi