Para loyalis siap dampingi jika Anas penuhi panggilan KPK

KPK melakukan pemanggilan kedua kepada tersangka kasus Hambalang, Anas Urbaningrum, besok.

Laurel Benny Saron Silalahi
Para loyalis siap dampingi jika Anas penuhi panggilan KPK
anas diperiksa kpk. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemanggilan kedua kepada tersangka kasus Hambalang, Anas Urbaningrum, Jumat (10/1). Loyalis Anas, Tri Dianto mengatakan seluruh anggota Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) siap mengantar mantan ketua umum Partai Demokrat ke lembaga antikorupsi."Kita selalu siap untuk hari Jumat besok. Temen-temen PPI akan hadir kepada Anas. Kalau Anas hadir di KPK akan ditemani seluruh PPI se-Indonesia," jelas Tri Dianto di kediaman Anas, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (9/1).Menurut Tri Dianto, Anas tak merasa ucapan Ketua KPK Abraham Samad terkait penjemputan paksa bukan merupakan ancaman. Namun, dia menyebut ucapan Abraham terlalu berlebih."Katanya kalau enggak hadir mau dijemput paksa. Mas Anas sudah membaca dan mendengar, tidak ada tanggapan Mas Anas, biasa saja tuh, apalagi katanya mau dikerahkan brimob itu berlebihan sekali," jelasnya.Tri Dianto menjelaskan, pihak Anas hingga kini belum mengetahui hal yang mendasari pemanggilan tersebut."Kata-katanya proyek lain masih jadi masalah. Proyek-proyek lain itu apa. Apakah pengadaan kondom seluruh Indonesia, apakah pengadaan celana dalem seluruh Indonesia, itu harus jelas," tegas Tri Dianto.Namun ketika ditanya keberadaan Anas Urbaningrum, Tri Dianto sedikit enggan berbicara. Namun dia memastikan hingga saat ini, Anas masih berada di Indonesia. Dia membantah Anas kabur ke luar negeri."Ya kalau di luar negeri, saya telepon pasti suaranya beda. Ini suaranya sama aja," tandasnya.

Rekomendasi