Mensos ingin penyandang disabilitas aktif berpolitik

Penyandang disabilitas bagian dari masyarakat Indonesia juga yang dapat berkontribusi dan berkarya untuk bangsa.

Mardani
Oleh Mardani - Reporter
Mensos ingin penyandang disabilitas aktif berpolitik
Mensos Salim Segaf Al Jufri kunjungi lokasi pengolahan limbah plastik di Lebak Bulus. ©2013 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Tiap 3 Desember diperingati sebagai Hari Disabilitas Internasional (HDI). Tujuannya, sebagai bentuk upaya meningkatkan pemahaman dan kepedulian masyarakat terutama penyandang disabilitas yang saat ini masih mendapat diskriminasi.Menteri Sosial Salim Segaf Al-Jufri mengatakan, penyandang disabilitas merupakan bagian dari masyarakat Indonesia juga. Mereka dapat berkontribusi dan berkarya untuk bangsa."Bukan hanya masalah sosial saja, berharap dengan adanya Hari Disabilitas sehingga masyarakat memahami. Kalau bukan bangsa kita siapa lagi. Padahal kita punya aset yang luar biasa," kata Salim saat menghadiri acara peringatan 'Hari Disabilitas Internasional' di Gedung Kementerian Sosial, Salemba, Jakarta, Selasa, (3/12).Kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu ingin penyandang disabilitas ikut berpolitik. Sebab, mereka juga memiliki hak untuk bersuara.Menurutnya, selama ini penyandang disabilitas kurang diperhatikan oleh masyarakat terutama pemerintah. "Penyandang disabilitas mereka bisa punya hak berpolitik. Kita tidak bisa menyingkirkan tetapi mereka bagian dari kita perlu diperhatikan," kata Salim.Lebih lanjut Salim mengatakan, penyandang disabilitas juga dapat diberdayakan untuk mengurangi kemiskinan. "Peluang saat ini banyak, di negeri ini punya keadilan. Dengan berbagi dan peduli tentu kita dapat mengurangi angka kemiskinan," tandas Salim.

Laporan: Sukma Alam

Halaman
Rekomendasi