Sebanyak 17 ribu personel gabungan Kepolisian dan TNI dikerahkan guna mengamankan jalannya aksi mogok nasional yang dilakoni ribuan buruh, Kamis (31/10). Para buruh masih menuntut upah kelayakan hidup sebesar Rp 3,7 juta pada bulan November nanti."Seperti sebelumnya, (kuat pengamanan) 17.276 personel gabungan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto dalam pesan singkatnya, Kamis (31/10).Sejumlah objek vital yang menjadi sasaran massa buruh pun tak luput dari penjagaan Kepolisian."Sudah ditempatkan personel di masing-masing objek vital seperti depan gedung DPR/MPR RI, Monas juga gedung Balai Kota," tuturnya.Sementara itu, untuk pengalihan arus akan dilakukan melihat kondisi dan situasi di lapangan."Untuk pengalihan arus lalu lintas situasional," pungkas Rikwanto.Berikut data para pendemo pada hari ini, berdasarkan data yang dihimpun:(1). Kab Bekasi ( EJIP, BIIE/ Hyundai Delta Silicon, Jababeka, MM 2100 ) diikuti oleh Sekber Buruh dan KSPI 30.000-40.000 orang. Antisipasi Tutup Jalan Tol
(2). Kantor DPRD Kab Bekasi dan Kantor Kabupaten Bekasi oleh Sekber Buruh, GSBM, FSPMI, SPSI sekitar 1000 orang
(3). Kawasan Industri Kota Tangerang oleh KNGB 3500 orang
(4). Kawasan Industri Jatiuwung Kota Tangerang oleh Kabut Tangerang 350 orang
(5). PT.Cingluh Cikupa, PT. Victori Cingluh. Kab Tangerang oleh Konsolidasi Gerakan Nasional Buruh, sekitar 1000 orang
(6). Kantor Kabupaten Tangerang oleh SPN 500 orang
(7). Kantor Walikota Tangsel oleh SBSI 92 dan KNGB 1000 orang
(8). Lampu Merah Pemda Tangerang Cikupa oleh FSPMI-KNGB 5000 orang
(9). Bawah Jembatan Tol Bitung Tangerang oleh KSBSI 300 orang
(10). Kawasan Industri Sunter & Kawasan Industri Pulogadung oleh PSP LEM SPSI 3000 orang
(11) Kawasan industri Kapuk oleh Sekber Buruh 2000 orang
(12). Area Pelabuhan Tanjung Priok & KBN Cilincing Jakut oleh Forum Buruh DKI Jakarta 2000 orang
(13).Depan Pos 9 Pelabuhan Tanjung Priok oleh SBTPI 500 orang
(14). Route Gambir, Gunung sahari, Mangga Besar, Hayam Wuruk oleh Front Tansportasi Jakarta 100 orang.
(15) KBN Cakung oleh FBLP 500 orang