Rezeki APEC, rejeki sebelum Galungan

"Kebetulan saya semester tujuh sekarang, jadi sempat dan lumayan buat tambahan," kata Vera.

Laurencius Simanjuntak
Oleh Laurencius Simanjuntak - Reporter
Rezeki APEC, rejeki sebelum Galungan
Vera di atas shuttle bus. ©2013 Merdeka.com

Perhelatan APEC 2013 di Nusa Dua, tak selamanya menyusahkan masyarakat Bali. Ada sebagian lain warga yang justru meraup rezeki dari forum kerjasama ekonomi negara Asia Pasifik ini.Bagi sebagian mahasiswa Bali, APEC membawa rezeki karena adanya pekerjaan sampingan. Misalnya sebagai Liaision Officer (LO), seperti yang dilakoni Vera.Mahasiswa Universitas Udayana itu mengaku senang karena mendapat kerjaan sampingan di akhir-akhir masa studinya yang sudah tidak begitu padat."Kebetulan saya semester tujuh sekarang, jadi sempat dan lumayan buat tambahan," kata gadis 23 tahun asal Tabanan ini kepada merdeka.com di atas shuttle bus, kawasan Nusa Dua, Bali, Minggu (6/10).Dalam perhelatan ini, Vera bertugas menjadi semacam pemandu di atas shuttle bus sejak tanggal 2 Oktober sampai 8 Oktober mendatang. Dia memberi tahu kepada penumpang soal tujuan, jarak tempuh dan persiapan jika sudah dekat dengan tujuan.Gadis itu juga menawari bantuan kemudahan komunikasi bagi para penumpang dengan sponsor sebuah provider ternama. "Saya senang dengan pekerjaan ini," kata Vera yang berparas manis khas gadis Bali.Kesenangan Vera bukannya tanpa alasan. Sebab, honor menjadi pemandu shuttle bus baginya cukup membantu untuk mempersiapkan Galungan dan Kuningan yang jatuh pada 23 Oktober dan 2 November mendatang."Kalau mau dekat Galungan harga buat mahal soalnya, belum lagi janur," kata Vera tentang sajen yang harus dipersiapkan.Ditanya soal berapa honor yang didapat selama sepekan bekerja, gadis itu malu-malu menjawab. Namun, akhirnya dia berucap juga. "Lumayan, sama dengan UMR. Satu koma tiga," katanya.

Rekomendasi