Bentrok napi di LP Pematang Siantar dipicu masalah utang janji

Pasca bentrok, puluhan polisi berjaga ketat di LP Pematang Siantar.

Agib Tanjung
Oleh Agib Tanjung - Reporter
Bentrok napi di LP Pematang Siantar dipicu masalah utang janji
penjara. shutterstock

Bentrok antarnarapidana kembali pecah di LP Pematang Siantar, Sumatera Utara. Dua orang napi terluka dalam insiden itu."Tidak ada korban jiwa dalam kerusuhan tersebut, namun beberapa napi mengalami luka-luka," kata Kepala Bagian Produksi dan Dokumentasi Humas Polri, Kombes Pol Hilman Thayib , di Gedung Divisi Humas Mabes Polri, Selasa (24/9).Bentrokan terjadi Senin (23/9) kemarin sekitar pukul 10.30 WIB. Untuk mengantisipasi hal tidak diinginkan, polisi bersenjata lengkap masih disiagakan di lokasi."Anggota masih disiagakan untuk mengantisipasi bentrokan," jelasnya.Hilman menjelaskan, bentrokan tersebut bermula ketika salah seorang napi, Tam Lam Yong, penghuni Blok Ambarita (kelompok napi dengan status sosial ekonomi atas) menjanjikan bantuan pada beberapa napi miskin di Blok Beringin (kelompok napi dengan status sosial ekonomi lemah). Tapi setelah ditunggu-tunggu, janji itu tak kunjung dipenuhi."Lalu seorang napi Blok Beringin, Gimas alias Godot merasa tersinggung dan melakukan penganiayaan terhadap Tam Lam Yong. Akibatnya teman-teman Tam Lam Yong penghuni Blok Ambarita menyerang saudara Giman, lalu dibalas teman-teman Giman dari Blok Beringin," jelasnya.Beruntung suasana kacau saat itu bisa segera diatasi. "Polres Simalungun segera mengerahkan 65 personelnya untuk mengamankan lokasi. Kini situasi sudah kondusif dan terkendali," imbuh Hilman.

Rekomendasi