Vanny Rossyane ditangkap anggota Direktorat IV Narkoba Bareskrim Polri karena mengonsumsi narkoba jenis sabu di Hotel Mercure, Hayam Wuruk, Jakarta Barat, Senin (16/9). Vanny menuding Arun (sebelumnya ditulis Harun), rekan yang memintanya datang ke hotel itu adalah dalang penangkapan dirinya."Untuk itu, Vanny minta polisi segera menangkap Arun, karena hanya dia kunci dari penjebakan ini. Siapa-siapa yang menjebak nanti akan terbongkar semua," ujar pengacara Vanny, Windu Wijaya kepada merdeka.com, Jumat (20/9).Windu menuturkan, kliennya mengaku dihubungi seorang pria bernama Arun untuk bertemu di hotel berbintang tersebut. "Jadi jam 18.00 WIB, Vanny dihubungi Arun. Jam 19.00 WIB sampai hotel, lalu bertemu dahulu dengan Arun di lobi hotel, selanjutnya dia (Vanny) diajak ke kamar 917," jelas dia.Selama dua jam, lanjut Windu, kliennya berbincang dengan Arun di dalam kamar 917. Tak lama, Arun pun meninggalkan Vanny dengan alasan ingin menjemput temannya yang berada di lobi hotel itu. "Sekitar jam 22.00 WIB, Arun meninggalkan Vanny di hotel sendirian. Selanjutnya sekitar pukul 22.30 WIB, polisi masuk ke dalam kamar. Di sini kan ada kejanggalan," ungkapnya.
Merasa dijebak, Vanny minta polisi segera tangkap Arun
Menurut Windu, setengah jam setelah ditinggal Arun, kamar Vanny digerebek polisi.
Advertisement
Rekomendasi