Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Ronny F Sompie menyatakan polisi akan membubarkan paksa jika Front Pembela Islam (FPI) tetap mendemo ajang Miss World dan APEC di Bali. Sebab, FPI tak mendapat izin demontrasi kedua ajang internasional tersebut dari kepolisian."Dia (FPI) tidak ada ijin demo di sana, dibubarkan, pasti. Kita tegas terhadap setiap pelanggaran hukum. Polisi menolak, dia kan bukan orang sana. Mengganggu kegiatan internasional disiapkan pengamanannya, apabila mereka ada kegiatan demo pasti masyarakat juga tolak," ujar Ronny di Gedung Divisi Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (16/9).Ronny mengatakan pihaknya sudah menyiapkan rencana penanggulangan gangguan keamanan di Bali. Dia menjelaskan, anggota Polda Bali bekerja sama dengan Polda Jawa Timur menjaga perbatasan Gilimanuk."Anggota Polda Bali sudah menyiapkan rencana pengamanan dan setiap kemungkinan di wilayah Bali. Kerja sama dengan Polda sekitar ke arah timur Polda Jatim perbatasan Gilimanuk," kata dia.Menurut Ronny, Mabes Polri akan all out memberikan bantuan untuk menyukseskan acara yang bertaraf internasional tersebut. "Mabes Polri back up kegiatan ini. Kabaharkam Polri dan Kabaintelkam Polri ikut. Kita akan all out izin kita menjamin, Polri menjamin itu," lanjutnya.
Tak ada izin, demo FPI soal Miss World dan APEC akan dibubarkan
Menurut Ronny, Mabes Polri akan all out memberikan bantuan untuk menyukseskan acara yang bertaraf internasional itu.
Rekomendasi