Polres Metro Jakarta Pusat memeriksa empat saksi, terkait hilangnya lempengan emas berupa artefak era Kerajaan Mataram Kuno di Museum Nasional Indonesia atau Museum Gajah. Keempat saksi adalah petugas keamanan museum."Iya, sedang diperiksa. Semuanya dari pihak sekuriti museum," kata Kapolres Jakpus, Kombes Yoyol saat dihubungi merdeka.com, Jumat (13/9). Saat ini pemeriksaan masih berlangsung. Polisi belum bisa memastikan pelaku pencurian, apakah melibatkan orang dalam, seperti yang diduga sebelumnya."Enggak tahu. Saat ini masih berlangsung (pemeriksaan)," terang Yoyol.Sebelumnya diberitakan, empat artefak emas di Museum Gajah, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, hilang dicuri. Lempengan emas peninggalan Kerajaan Mataram Kuno dan Majapahit, itu mulanya disimpan di salah satu etalase sebelah kiri, Ruang Khasanah Emas yang terletak di Gedung A, lantai 2.Setelah diketahui ada barang yang hilang, petugas keamanan langsung melapor ke pengelola. Mereka kemudian melakukan penyelidikan internal.Berdasarkan hasil olah TKP yang dilakukan kepolisian, pencurian ini diduga juga melibatkan orang dalam museum."Pengalaman dari kasus pencurian lukisan dilakukan itu ternyata melibatkan orang dalam. Itu salah satu yang sedang diselidiki," ujar Dirjen Kebudayaan Kemendikbud, Kacung Marijan saat konferensi pers di Museum Nasional, Jakarta, Kamis (12/9).
4 Sekuriti Museum Gajah diperiksa terkait hilangnya lempeng emas
Polisi belum bisa memastikan pelaku pencurian, apakah melibatkan orang dalam, seperti yang diduga sebelumnya.
Advertisement
Rekomendasi