Eva: Menteri Pariwisata harus serius jaga benda bersejarah

Dia usul agar benda bersejarah yang dipamerkan replikanya saja.

Randy Ferdi Firdaus
Oleh Randy Ferdi Firdaus - Reporter
Eva: Menteri Pariwisata harus serius jaga benda bersejarah
Museum Gajah. ©2013 Merdeka.com/imam buhori

Anggota Komisi III DPR Eva Kusuma Sundari meminta kepolisian bertindak cepat mengungkap pelaku pencurian lempengan emas peninggalan kerajaan Mataram. Menurut dia, peristiwa ini ada kaitannya dengan rotasi penjaga Museum Gajah tempat hilangnya benda bersejarah itu."Kejar, sidik secara serius termasuk potensi konspirasi dengan orang dalam kan pasti ada penjaganya yang sedang kena rotasi," kata Eva lewat pesan singkat, Jumat (13/9).Eva menambahkan, polisi harus tuntas mengungkap kejahatan tersebut. Sebab, lempengan emas yang dicuri, kata dia, adalah aset negara yang menjadi hak generasi yang akan datang."Barang menjadi hak generasi yang akan datang dan akan membantu membangun rasa identitas yang berakar. Saya harap polisi paham pentingnya menangkap secepatnya pelaku dan menyelamatkan barang-barang tersebut ke asal," ujarnya.Selain itu, politisi asal PDI Perjuangan (PDIP) ini juga meminta agar Menteri Pariwisata dalam hal ini serius menjaga dan mengamankan barang-barang yang punya nilai sejarah tinggi. Hal itu dilakukan, lanjut dia, demi menjaga identitas bangsa."Menteri Pariwisata tampaknya harus serius membuat strategi mengamankan barang-barang museum setelah kehilangan patung-patung di Museum Solo. Ini demi tetap menjaga sumber nasionalisme bangsa, ini tupoksi dan porto folio beliau," imbuhnya.Eva juga berpendapat, agar tidak terjadi peristiwa serupa, ia mengusulkan agar benda bersejarah tak dipamerkan di museum. Melainkan, lanjut dia, hanya replikanya saja."Tetapi saya harap bangsa ini serius menjaga warisan bangsa, misalnya dengan menempatkannya di tempat yang aman dan tidak bisa dicukil. Jika perlu yang dipajang replikanya saja," tuturnya.

Rekomendasi