Sebelum CPNS dibuka, Gerindra minta nasib honorer diperhatikan

"Urus tenaga honorer saja tidak selesai-selesai," keluh Rindoko Dahono Wingit.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Sebelum CPNS dibuka, Gerindra minta nasib honorer diperhatikan
Ujian CPNS Kemenkumham. ©2012 Merdeka.com

Pelaksanaan ujian calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang berlangsung dari tahun ke tahun dinilai masih buruk. Terkait itu, anggota Komisi II DPR dari Fraksi Partai Gerindra, Rindoko Dahono Wingit mendesak pemerintah menunda pelaksanaan CPNS 2013. Terlebih, hal tersebut dikuatkan dengan banyaknya kasus tenaga honorer di lingkup pemerintahan yang terbongkar.

"Sebelum pelaksanaan penerimaan CPNS tahun ini, sebaiknya Komisi II minta penjelasan pemerintah atas Ketidakjelasan nasib tenaga honorer K2. Urus tenaga honorer saja tidak selesai-selesai. Proses rekruitmen CPNS sarat dengan penyimpangan, mulai dari proses pendaftaran sampai pada penetapan kelulusan peserta," kata Rindoko saat dihubungi wartawan, Senin (2/9).

Diduga, kecurangan CPNS tak lepas dari keterlibatan permainan para abdi negara. Karenanya, Rindoko berharap ada perbaikan sistem uji CPNS yang baru ke depannya, dengan mengikutsertakan peran masyarakat untuk memantau.

"Mengajak semua komponen masyarakat untuk memantau proses seleksi CPNS, tahapan-tahapan proses seleksi harus transparan diekspos ke masyarakat," lanjutnya.

Dia mengusulkan supaya ada lembaga konsultan selama pelaksanaan CPNS. "Semua rekruitmen CPNS dilakukan melalui lembaga konsultan independen. Pemerintah tinggal menerima hasilnya," tutupnya.

Rekomendasi