Kantor Pos Besar Solo siap membagikan Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) tahap kedua, mulai Senin (2/9). Bantuan senilai Rp 7,8 miliar tersebut akan diberikan untuk 26.176 warga miskin pemegang Kartu Perlindungan Sosial (KPS).Kepala Kantor Pos Besar Solo, Achmad Fuad Khamali mengatakan pihaknya telah menyiapkan empat titik lokasi pendistribusian BLSM, yakni Kantor Pos Besar Gladag, Kantor Pos wilayah Mojosongo, Tipes dan Jebres."Kami menyiapkan empat tempat pendistribusian BLSM. Untuk tahap kedua ini akan dibagikan dua bulan sekali senilai Rp 300.000," ujar Achmad Fuad Khamali di Solo, Minggu (1/9).Fuad mengaku persiapan telah dilakukan dengan maksimal. Yakni dengan membentuk tim Satuan petugas (Satgas) beranggotakan 22 orang. Mereka terdiri dari juru bayar dan pegawi administrasi yang ditempatkan di empat kantor pos. Pembentukan Satgas menurut Fuad, untuk mengantisipasi adanya salah sasaran pendistribusian seperti yang terjadi sebelumnya."Untuk Kantor Pos Mojosongo kita siapkan sedikitnya empat petugas yang terdiri juru bayar dan pegawai verifikasi data BLSM. Kami juga memasang tenda untuk antrean warga pada saat melakukan pengambilan BLSM," katanya.Fuad mengatakan, akan melibatkan petugas TNI/Polri di masing-masing lokasi untuk pengamanan. Pembentukan Satgas BLSM juga dimaksudkan untuk memaksimalkan pembagian BLSM tahap kedua. Sebabnya, melihat pengalaman sebelumnya, sebanyak 1.829 KPS dengan sisa dana BLSM senilai Rp 548 juta gagal disalurkan kepada masyarakat."BLSM tahap pertama yang berhasil disalurkan hanya Rp 14,3 miliar dari total dana Rp 14,8 miliar atau jumlah KPS sebanyak 49.522 lembar. Ada 956 KPS yang gagal dibagikan ke pemiliknya dengan alasan ditolak, tidak ditemukan alamat dan sudah meninggal," imbuhnya.
Banyak dana BLSM tahap I tak sampai ke tangan penerima
Banyak data dan alamat yang salah. Di Solo saja Rp 548 juta dana BLSM tak bisa dibagikan.
Rekomendasi