Usai bom di Vihara Ekayana, polisi jaga rumah ibadah di Medan

Selain itu, kaburnya empat tahanan teroris Tanjung Gusta juga masih jadi ancaman.

Muhammad Sholeh
Oleh Muhammad Sholeh - Reporter
Usai bom di Vihara Ekayana, polisi jaga rumah ibadah di Medan
Bom Vihara Ekayana. ©2013 Merdeka.com/Ahmad Ragridio S tanjung

Usai peledakan bom di Vihara Ekayana Jakarta Barat, Kepolisian Daerah Sumatera Utara memperketat pengamanan vihara, rumah ibadah dan pusat keramaian di Medan. Hal itu untuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan."Begitu mengetahui peristiwa itu, kita langsung kontrol ke vihara dan tempat ibadah lain," kata Kapolda Sumut Irjen Syarief Gunawan di Medan, Senin (5/8). Demikian tulis Antara.Menurut Kapolda, pengamanan dan penjagaan tersebut dilakukan karena banyak rumah milik non muslim di Sumut.Pengamanan dan penjagaan semakin diperlukan, karena masih adanya empat tahanan kasus teroris di Sumut yang belum tertangkap, usai peristiwa kerusuhan di Lapas Tanjung Gusta Medan.Pihaknya mengharapkan masyarakat tidak merasa resah, karena Polda Sumut telah membentuk tim untuk membentuk empat teroris tersebut. "Mudah-mudahan tidak berapa lama lagi, dapat diambil," katanya.

Rekomendasi