Ngaku anak jenderal, Febri ditilang dan dicabut SIM-nya

Suhartoni malah mengusulkan agar anaknya diberikan hukuman sosial dengan cara membersihkan jalur Busway.

Henny Rachma Sari
Oleh Henny Rachma Sari - Reporter
Ngaku anak jenderal, Febri ditilang dan dicabut SIM-nya
Ngaku anak jenderal, Honda Jazz serobot jalur TransJakarta. ©2013 Merdeka.com

Polda Metro Jaya mengenakan sanksi tilang terhadap pengendara Honda Jazz silver nopol B 1011 UKF yang mengaku-ngaku sebagai anak Jenderal. Pengemudi bernama Febri Suhartoni (18) tersebut berlagak layaknya jagoan saat memaksa petugas bus Transjakarta di kawasan Galur, Senen, Jakarta Pusat, pada Selasa (30/7) kemarin.Hal tersebut diutarakan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto . "Dikenakan sanksi tilang. SIM nya dicabut," tutur Rikwanto saat dihubungi, Rabu (31/7). Rikwanto menambahkan, nantinya kepolisian khususnya Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan melakukan pemeriksaan terhadap Febri terkait pelanggaran yang telah dilakukannya."Nanti ditindaklanjuti oleh Lantas (bagian Lalu Lintas) setelah yang bersangkutan (Febri) selesai semester pendek. Karena Febry sendiri harus tahu kalau itu salah nah tingkat kesalahannya di mana," terang Rikwanto .Selain itu, Polda Metro Jaya juga mengapresiasi niat baik ayahanda Febri, Devi Suhartoni yang dengan secara gentlement mengakui dan meminta maaf atas tingkah anak pertamanya tersebut."Polda Metro apresiasi keluarga Febry yang baru mengetahui langsung terbang ke Jakarta dan menjelaskan bahwa itu bukan anak Jenderal tapi anaknya, kemudian orangtua juga akan memberikan sanksi terhadap anaknya," terang Rikwanto .Devi Suhartoni pun mengaku tidak akan mengizinkan anaknya membawa mobil lagi pasca aksi sok jago yang dilakukan Febri. "Nanti saya hukum 6 bulan tidak boleh bawa mobil," tegas Devi.Suhartoni malah mengusulkan agar anaknya diberikan hukuman sosial dengan cara membersihkan jalur Busway. "Harusnya dia disiksa bersihkan (jalur) busway sepanjang jalan, hukuman sosial. Kalau saya diperintahkan untuk bersihkan busway bersama anak saya siap, SIM ditilang juga silakan tidak masalah," pungkasnya.

Rekomendasi