Pemilik lama Honda Jazz tak kenal si anak jenderal

Honda Jazz milik Herman itu dijual ke dealer mobil. Bulan Agustus ini STNK mobil akan habis.

Pramirvan Datu Aprillatu
Pemilik lama Honda Jazz tak kenal si anak jenderal
Ngaku anak jenderal, Honda Jazz serobot jalur TransJakarta. ©2013 Merdeka.com

Seorang pengemudi mobil Honda Jazz yang mengaku anak jenderal memaksa petugas transjakarta membuka palang lintasan busway. Kasus ini mendapat kecaman dari sejumlah pihak.Diketahui Honda Jazz B 1011 UKF itu terdaftar atas nama Herman Gunawan yang beralamat di Jalan Sunter Hijau 1, Blok W2/17, Rt 1/10, Sunter, Jakarta Utara. Namun Herman sudah menjual mobil Jazz silver tersebut."Tadi saya telepon istri pak Herman, mobil honda Jazznya sudah dijual kepada dealer. Bulan delapan ini STNKnya juga sudah habis masa berlakunya," kata Wes kepada merdeka.com di rumahnya, Rabu (31/7).Menurut Wes, pada saat berkomunikasi melalui telepon, istri dari Herman mengatakan pembelian mobil tak pernah atas nama suaminya."Mungkin itu salah, karena pak Herman sering pergi keluar negeri, setiap pembelian mobil tak pernah atas nama Herman. Selalu atas nama istrinya. Jadi kata istri pak Herman. Sudah tak tahu siapa yang beli mobilnya, karena bukan jual ke perorangan," ujar Wes yang bersikukuh tak mau memberikan alamat Herman Gunawan.Menurut Wes (40)Koordinator Iuran Bulanan RT setempat, mengatakan Herman sudah lama pindah dari rumah tersebut. Menurutnya, Herman dan keluarganya tidak berasal dari kalangan Polri melainkan wiraswasta.Selain itu, saat masih menetap di perumahan tersebut, Herman memang sudah mempunyai mobil Honda Jazz warna silver. Namun, ketika Wes berkunjung ke rumah Herman yang baru, terletak di daerah Sunter itu, dia sudah mengganti mobilnya yang baru, yakni Mitsubishi Outlander.

Rekomendasi