Komjen Budi Gunawan klaim urusan rekening gendut sudah selesai

"Jadi masalah itu telah selesai. Artinya wajar dan dapat dipertanggungjawabkan," klaim Budi.

Putri Artika R
Oleh Putri Artika R - Reporter
Komjen Budi Gunawan klaim urusan rekening gendut sudah selesai
Budi Gunawan. ©blogspot.com

Kepala Lembaga Pendidikan Polri Komjen (Pol) Budi Gunawan merampungkan pelaporan harta kekayaannya di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Saat keluar gedung KPK, Budi yang mengenakan kemeja batik itu sempat mengonfirmasi isu rekening gendut yang pernah menyebut-nyebut namanya.Budi mengklaim masalah itu telah selesai. Pihak Bareskrim telah menindaklanjuti laporan hasil  analisis dari Pusat Pelaporan Analisa dan Transaksi Keuangan (PPATK) pada 2010."Masalah itu perlu saya luruskan bahwa terkait LHA (Laporan Hasil Analisis) dari PPATK sudah ditindaklanjuti oleh Bareskrim pada tahun 2010 dan hasilnya sudah dikirim ke PPATK. Jadi masalah itu telah selesai. Artinya wajar dan dapat dipertanggungjawabkan," klaim Budi di gedung KPK, Jakarta, Jumat (26/7).Budi mengatakan wajar terdapat pengurangan dan penambahan harta di dalam rekeningnya. Menurut dia, hal itu tidak menjadi masalah. "Tentu di perjalanan ada proses pengurangan dan penambahan," ujarnya.Diketahui, Budi dan Badrudin (Asisten operasi Kapolri) masuk dalam daftar jenderal polisi yang memiliki rekening gendut. Dari hasil temuan PPATK tanggal 19 Agustus 2008, jumlah harta kekayaan Budi sebanyak Rp 4,6 miliar. Budi juga tercatat bersama anaknya pernah membuka rekening dan menyetor uang Rp 29 miliar dan Rp 25 miliar.Sementara itu untuk Badrodin, tercatat memiliki harta Rp 2 miliar dan US$ 4.000. Badrodin juga membeli polis asuransi pada PT Prudential Life Assurance Rp 1,1 miliar. Hal itu tercatat dari laporan hasil analisis PPATK tanggal 24 Maret 2008.Budi hari ini melaporkan harta kekayaannya ke KPK. Selain budi terdapat Jenderal bintang dua yang melaporkan. Keduanya dipanggil KPK terkait permintaan Kompolnas untuk memverifikasi harta kekayaan masing-masing. Kompolnas saat ini tengah menyiapkan pencalonan Kapolri menggantikan Timur Pradopo.Selain dua di atas, sudah ada empat jenderal polisi yang melaporkan harta kekayaannya ke KPK. Mereka adalah Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Sutarman, Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Putut Eko Bayuseno, Kapolda Bali Irjen Pol Drs Arif Wachjunadi dan Kepala BNN Komjen Pol Anang Iskandar.Sisanya yakni Wakil Kepala Badan Reserse Inspektur Jenderal Anas Yusuf, Irjen Pol Tubagus Anis Angkawijaya Kadiv TI Polri, dan mantan Kepala Divisi Humas Polri Irjen Polisi Saud Usman Nasution.

Rekomendasi