Ada tiga nama jenderal kandidat kuat calon Kapolri yang pernah menjadi ajudan presiden di periode berbeda. Usai menunaikan tugasnya sebagai ajudan presiden, ketiganya menempati posisi penting di Korps Bhayangkara.Ketiga jenderal itu adalah, Komjen Sutarman yang pernah jadi ajudan Presiden Abdurrahman Wahid atau lebih dikenal Gus Dur tahun 2000. Lulus mendampingi Gus Dur, Sutarman menjabat Kapolwiltabes Surabaya di tahun 2004. Kemudian tamatan Akpol 1981 itu menjabat Kapolda Kepulauan Riau pada tahun 2005.Sekitar tiga tahun menjabat Kapolda Kepulauan Riau, di tahun 2008, Sutarman menempati posisi Kaselapa Lemdikat Polri. Sutarman sempat 'mampir' menjabat Kapolda Jawa Barat di tahun 2010, tak lama Sutarman sudah menjadi orang nomor satu di Polda Metro Jaya di tahun yang sama. Tahun 2011 hingga sekarang, Sutarman menjabat sebagai Kabareskrim Polri. Nama kedua adalah Irjen Putut Eko Bayuseno, jenderal Putut pernah menjabat sebagai ajudan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) periode 2004 hingga 2009. Karier Putut meroket usai mendampingi SBY. Tahun 2009, Putut langsung menjabat Wakapolda Metro Jaya. Tiga tahun menjabat Wakapolda Metro Jaya, Putut yang tamatan Akpol angkatan 1984 ini menduduki jabatan Kapolda Metro Jaya di tahun 2012, menggantikan Irjen Untung S Rajab yang pensiun.Terakhir, ada nama Komjen Budi Gunawan. Budi pernah menjadi ajudan Presiden Megawati Soekarnoputri di tahun 2003. Setelah selesai menjabat ajudan Presiden Megawati, Budi menjabat Kapolda Jambi dan Bali. Selain menjabat kapolda, Budi yang lulusan Akpol 1983 ini pernah menduduki jabatan sebagai Kepala Divisi Hukum Polri dan Kepala Divisi Propam Polri.Seperti diketahui, ketiga jenderal itu disebut-sebut akan menggantikan Jenderal Timur Pradopo. Timur akan memasuki masa pensiun pada bulan Agustus 2013. Timur harus mengajukan tiga nama untuk dipilih Presiden SBY untuk menjabat Kapolri.Siapa yang akan dipilih SBY?
Cerita kursi empuk ajudan presiden di Korps Bhayangkara
Usai menunaikan tugasnya sebagai ajudan presiden, ketiganya menempati posisi penting di Korps Bhayangkara.
Rekomendasi