Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) akan mengawal kasus pencurian dokumen yang diduga dilakukan Kompol AD di Badan Narkotika Nasional (BNN). Hari ini Kompolnas mengaku sudah memanggil Kompol AD terkait kasus yang mencoreng korps Bhayangkara itu."Tapi dia tidak datang, katanya sedang menenangkan diri. Okelah kita terima alasan itu. Kita ingin dapat penjelasan semuanya dari dia," ujar anggota Kompolnas M Nasser kepada merdeka.com, Rabu (10/7).Menurut Nasser, banyak kejanggalan dalam kasus dugaan pencurian tersebut. Salah satunya mengapa mantan Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Benny Mamoto langsung mengumumkan kasus tersebut."Harusnya bisa disampikan ke atasannya dan Kompolnas. Makanya kita akan selidiki ada apa dalam kasus ini," terangnya.Kompol AD, perwira polisi yang bertugas di Bareskrim Mabes Polri mencuri dokumen Badan Narkotika Nasional (BNN). Aksi AD saat mengambil dokumen itu terekam CCTV BNN.Kabag Produksi dan Dokumentasi (Proddok) Mabes Polri Kombes Hilman Thayib berkilah aksi ini merupakan perintah. Aksi AD mengambil dua bundel berkas milik BNN itu untuk kepentingan pribadi."Ternyata ini inisiatif sendiri bukan perintah atasan untuk cari dokumen yang berkaitan dengan penugasan yang bersangkutan. Dokumen tersebut akan digunakan untuk mengajukan gaji selama bertugas di BNN yang belum diterima," ujar Hilman di Humas Polri, Jakarta, Senin (8/6).Menurut Hilman, aksi AD juga tak terkait dengan kasus pelaporan terhadap Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) Benny Mamoto oleh pengusaha Helena beberapa waktu lalu. Meski dokumen yang dicurinya ada di lantai yang sama dengan kantor Benny Mamoto."Dia tidak pernah aktif sebagai penyidik di direktorat ekonomi khusus, sehingga perbuatan dia adalah perbuatan untuk kepentingan pribadi, tidak ada kaitan dengan subtansi dan penanganan perkara yang dilakukan oleh helena yang terkait proses penyidikan di BNN dalam kasus tindak pidana pencurian uang," kata Hilman.
\r\nKompolnas kawal kasus pencurian dokumen oleh Kompol AD di BNN
Hari ini Kompolnas mengaku sudah memanggil Kompol AD namun yang bersangkutan tidak datang.
Rekomendasi