Budi Susanto: Uang buat Teddy Rusmawan dari proyek STNK & BPKB

Uang itu dibawa oleh seseorang bernama Robert dalam delapan buah kardus.

Aryo Putranto Saptohutomo
Budi Susanto: Uang buat Teddy Rusmawan dari proyek STNK & BPKB
Teddy Rusmawan. ©2013 Merdeka.com/arie basuki

Salah satu tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan simulator SIM roda dua dan empat, Budi Susanto, menuding uang yang ada di dalam delapan kardus diberikan oleh seseorang bernama Robert untuk mantan Ketua Panitia Pengadaan Simulator (KPPS), AKBP Teddy Rusmawan, dari proyek pengadaan Surat Tanda Nomor Kendaraan dan Bukti Kepemilikan Kendaraan Bermotor. Direktur PT Citra Mandiri Metalindo Abadi itu menyangkal uang yang ditujukan untuk anggota DPR itu berasal dari koceknya."Ada delapan dus dia terima di Automall lewat supirnya Pak Robert. Siapa Pak Robert itu? Pak Robert itu adalah orang yang memegang proyek STNK sama BPKB. Sudah jelas lah. Teddy yang ambil," kata Budi usai persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Selasa (11/6) malam.Budi menampik pernah diperintah oleh Djoko Susilo mengumpulkan uang buat diberikan kepada para anggota DPR. Dia berdalih tidak tahu soal itu. Budi pun berdalih tidak tahu soal proyek Tanda Nomor Kendaraan Bermotor atau pelat nomor."Siapa bilang. Oh enggak. Enggak ada urusan buat TNKB. Saya pebisnis tutup botol biasa," ujar Budi.Budi menuding Teddy banyak berbohong saat bersaksi dalam persidangan beberapa waktu lalu. Tetapi, saat didesak apakah Teddy berkonspirasi dengan Direktur PT Inovasi Teknologi Indonesia, Sukotjo Sastronegoro Bambang, Budi mengaku tidak tahu."Oh saya enggak tahu. Itu banyak bohongnya lah. Anda berhak tanya dia. Saya enggak ada urusan. Saya enggak bisa menjelaskan," lanjut Budi.

Rekomendasi