Korban tewas akibat kericuhan yang berujung pembakaran Kantor Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, Arab Saudi dikabarkan bertambah. Selain Marwah binti Hasan, ada satu TKI lagi dikabarkan meninggal."Saya mendengar satu lagi meninggal," ujar anggota Komisi IX DPR Rieke Diah Pitaloka kepada merdeka.com, Selasa (11/6).Menurut Rieke, saat ini jenazah masih berada di rumah sakit. Rieke mendesak agar KJRI segera memastikan TKI yang tewas tersebut."Namanya Nuroh warga Nusa Tenggara Barat (NTB) dan sekarang di Rumah Sakit Malik Fahad, Jeddah. Kami minta KJRI untuk mengecek," jelas Rieke.Sebelumnya, Pemerintah Indonesia menyatakan korban tewas akibat insiden rusuh di KJRI hanya Marwah. TKW berusia 57 tahun itu meninggal setelah dehidrasi dan terinjak-injak oleh TKI lainnya."Kita juga menyesalkan ada seorang TKI yang meninggal karena dehidrasi dan diinjak-injak," kata Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Djoko Suyanto.Selain korban tewas, ada juga korban luka. Dia adalah Mustafa, satpam KJRI yang mengalami luka serius. Dengan demikian, dua korban telah meninggal akibat insiden kerusuhan KJRI tersebut.
Rieke: Korban tewas insiden di KJRI Jeddah bertambah satu orang
Pemerintah Indonesia sebelumnya mengumumkan korban tewas hanya satu orang yaitu Marwah binti Hasan.
Halaman Berikutnya
Tito Karnavian Sepakati Langkah Percepatan Pemulihan Pascabencana di Bener Meriah
Rekomendasi