Polisi berharap Wabup Bogor tak mangkir pada pemanggilan kedua

Kalaupun lagi-lagi mangkir, polisi akan kembali melayangkan panggilan ketiga disertai surat perintah membawa.

Andrian Salam Wiyono
Oleh Andrian Salam Wiyono - Reporter
Polisi berharap Wabup Bogor tak mangkir pada pemanggilan kedua
Wakil Bupati Bogor Karyawan Faturachman. ©2013 Merdeka.com

Wakil Bupati Bogor Karyawan Faturachman (Karfat) tersangka penyebar video porno tidak memenuhi panggilan pertama Polda Jabar pada pekan lalu. Diharapkan pada pemanggilan kedua, Karfat kooperatif dengan memenuhi panggilan kedua nanti.Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Martinus Sitompul mengatakan, polisi sudah melayangkan surat panggilan kedua pada Jumat 31 Mei lalu kepada dia untuk datang pada Rabu 5 Juni besok pukul 10.00 WIB."Tentunya sebagai pejabat publik dan warga negara yang bersangkutan harus mengikuti proses hukum yang ada dengan adanya satu dugaan pelanggaran hukum yang berlaku," kata Martinus di Bandung, Selasa (4/6).Kalaupun lagi-lagi mangkir, polisi akan kembali melayangkan panggilan ketiga disertai surat perintah membawa. "Ya mungkin bisa dengan istilah yang ada jemput paksa," ucap Martin. Namun itu adalah langkah terakhir ketika Karfat benar-benar tidak menunjukkan kerja sama mengikuti proses hukum. "Semoga beliau bisa hadir pada besok pada panggilan kedua," tandasnya. Dia mengakui pada panggilan sebelumnya belum menerima konfirmasi dari tersangka. Karfat adalah tersangka penyebar video porno mirip Wakil Ketua DPRD Jabar, Rudi Harsa Tanaya. Hingga kini Karfat tidak belum saja ditahan. Dia dijerat dengan Pasal 29 Undang-undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi, Junto pasal 55 ayat 1 KUHP tentang mereka yang melakukan, yang menyuruh melakukan, dan turut serta melakukan suatu perbuatan.

Rekomendasi