Bendahara Umum Partai Keadilan Sejahtera, Mahfudz Abdurrahman, menyangkal partainya menerima aliran dana dari tersangka kasus suap pengurusan kuota impor daging sapi dan pencucian uang, Ahmad Fathanah. Usai diperiksa hampir delapan jam, dia mengatakan uang operasional PKS diperoleh dari iuran para anggota partai."Enggak ada aliran dana dari Fathanah. Tadi saya ditanya seputar pendanaan dan aliran uang buat partai," kata Mahfudz kepada wartawan di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Senin (20/5).Kendati tetap mengelak, Mahfudz tampak gelagapan saat dicecar para awak media. Dia selalu mengelak saat ditanya soal sumber perolehan dana partai."Saya cuma ditanya seputar aliran dana. Benar tidak ada uang dari Fathanah. Saya jawab tidak ada. Tadi sudah saya jelaskan semua," ujar Mahfudz.Saat ditanya soal ketetapan Majelis Syuro PKS soal perolehan sumber dana kegiatan partai, Mahfudz tetap mengatakan semua dana diperoleh dari swadaya kader. Dia menyangkal PKS mendapat dana dari luar partai."Majelis Syuro menetapkan semua dana dari iuran anggota," lanjut Mahfudz sambil memasuki Toyota kijang Innova bernomor B 1361 KFR.
Bendahara PKS: Tak ada uang partai sumbangan Fathanah
Kendati tetap mengelak, Mahfudz tampak gelagapan saat dicecar para awak media.
Advertisement
Rekomendasi