Kades imbau warga tak jarah lahan Irjen Djoko di Subang

Dia meminta warga tak lagi berbondong-bondong untuk mematok bahkan mengambil rumput di lahan milik Djoko.

Andrian Salam Wiyono
Oleh Andrian Salam Wiyono - Reporter
Kades imbau warga tak jarah lahan Irjen Djoko di Subang
Kades Suparmi. ©2013 Merdeka.com

Kepala Desa Kumpay E Suparmi mengimbau agar warga sekitar tak menjarah lahan milik Inspektur Jenderal Djoko Susilo di Subang. Kades ingin legalitas tanah jelas dulu.Irjen Djoko Susilo diketahui memiliki lahan seluas 50 hektare di Desa Kumpay, Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang Jawa Barat. Hampir seluruh Bukit Kampung Kumpay dimiliki oleh jenderal polisi yang kini berurusan hukum dengan KPK itu. "Imbauan sudah saya sampaikan kepada warga, bahkan saya sudah bikin selebaran disebar ke sekitar lahan yang isinya agar warga tidak dulu menggarap dan merusak aset yang ada di dalamnya," katanya saat dihubungi merdeka.com, Kamis (21/3).Jadi dia meminta warga tak lagi berbondong-bondong untuk mematok bahkan mengambil rumput untuk pakan sapi di lahan milik Djoko. "Kita tunggu statusnya saja dulu, kalau sudah jelas baru," ucapnya.Meski demikian, besar harapan baik Kades maupun warga untuk bisa kembali menggarap lahan seluas 50 hektare itu. Dia mengaku ingin memfungsikan kembali lahan untuk menanam nanas."Kita ingin warga bisa memanfaatkan kembali lahan di sini, dari pada tidak jelas dan jadi lahan tidur, lebih baik digarap ada kontribusinya," ujarnya.Aset Djoko Susilo telah disita KPK karena ditetapkan tersangka tindak pencucian uang dari hasil pengembangan kasus korupsi pengadaan simulator SIM. Diduga hasil korupsi ini disamarkan dalam bentuk berbagai aset. KPK telah mengamankan aset Djoko senilai puluhan miliar yang terdiri dari lahan, SPBU, bus, dan aset lainnya.

Rekomendasi