Jenazah Tonny Arifin Djomin (45), korban mutilasi yang dilakukan oleh Alansia di ruko Kompleks Apartemen Marina Mediterania Residences, Jakarta Utara, tiba di Yayasan Jabar Agung Rumah Duka Jelambar pada pukul 17.15 WIB untuk disembahyangkan. Jenazah tiba dari RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.Pantauan merdeka.com di lokasi, Senin (18/3), turun dari mobil rumah duka, jenazah korban yang berada di dalam peti mati langsung diletakan di meja altar di ruang VIP B. Dari kertas yang ditempel di depan pintu ruang duka, jenazah rencananya akan dikremasi.Keluarga korban yang sebagian besar mengenakan kaos berwarna putih, enggan memberikan pernyataan. "Maaf ya, maaf ya, kita lagi berkabung," ujar salah satu anggota keluarga kepada wartawan, Senin (18/3).Di dekat ruang berkabung, beberapa karangan bunga tanda berbela sungkawa juga tampak di samping ruang berkabung yang berada di lantai dua tersebut. Sejumlah pelawat juga mulai berdatangan.Diberitakan sebelumnya, jenazah Tonny Arifin Djomin (45) ditemukan terpotong-potong di Kompleks Apartemen Marina Mediterania Residences, Jakarta Utara pada Rabu (13/3) sekitar pukul 19.30 WIB.Korban dimutilasi oleh Alansia dengan gergaji besi, gergaji kayu dan cutter. Potongan tubuh korban dimasukkan ke dalam 1 koper, 2 kardus dan 5 kantung plastik. Lalu 1 koper dan 2 kardus disembunyikan di bawah dus karton yang terdapat di gudang lantai 1 sementara 5 kantung plastik disembunyikan di plafon gudang tersebut.Alansia membunuh dan memutilasi Tonny Arifin Djomin (45) karena sakit hati sering ditagih utang judi bola. Diketahui korban merupakan bandar judi bola."Korban itu bandar judi bola, motifnya yang jelas itu, korban menagih utang tersangka karena kalah judi bola sampai teriak-teriak. Jadi tersangka malu dan sakit hati," ujar Kasatreskrim Polres Jakarta Utara AKBP Daddy Hartadi kepada wartawan, Jakarta, Jumat (15/3).
Jenazah Tonny, korban mutilasi di Ancol tiba di rumah duka
Isak tangis keluarga pecah saat jasad Tonny tiba di Yayasan Jabar Agung Rumah Duka Jelambar.
Advertisement
Rekomendasi