Besok, pawai Cap Go Meh di Bandung kembali digelar

Pawai juga menampilkan 100 barongsai, 15 liong dan juga beberapa kesenian daerah seperti Sunda untuk mengitari Bandung.

Andrian Salam Wiyono
Oleh Andrian Salam Wiyono - Reporter
Besok, pawai Cap Go Meh di Bandung kembali digelar
Cap Go Meh di Bandung. ©2013 Merdeka.com

Perayaan Cap Go Meh kembali digelar di Kota Bandung pada Sabtu (2/3) besok. Ragam kesenian dan tradisi Tionghoa akan ditampilkan. Iring-iringan pawai juga akan menyemarakkan penutupan Tahun Baru Imlek tersebut.Pawai akan melibatkan sekitar 5.000 orang dari berbagai vihara yang ada di Indonesia. Pawai juga menampilkan 100 barongsai, 15 liong dan juga beberapa kesenian daerah seperti Sunda untuk mengitari kota Bandung."Panjang pawai diperkirakan sepanjang 7 kilometer," kata Wakil Ketua Pelaksana, Andreas Susanto, di Vihara Darma Rhamsi, Cibadak Bandung, Jumat (1/3).Dalam pawai yang akan dimulai pukul 16.00 WIB itu rencananya akan dibuka Wali kota Bandung, Dada Rosada. Pawai dimulai dari Vihara Darma Cibadak Bandung, dan selanjutnya mengitari sejumlah jalan dengan iring-iringan yang meriah.Pawai juga akan menampilkan 70 joli atau tandu di mana para 'dewa' berbentuk patung akan diarak. Dia menjanjikan, Cap Go Meh yang kedua digelar di Kota Bandung ini akan lebih meriah dan menarik. Pasalnya jumlah peserta yang lebih banyak dan variatif akan menyajikan suatu yang berbeda.Hingga sore ini vihara di Indonesia seperti Jakarta, Surabaya, Tasik, Bojonegoro dan Lasem sudah bergabung. Hajatan etnis Tionghoa ini juga lebih spesial karena kedatangan tamu dari Tay Che Kung, Taiwan. "Mereka akan berparade sebanyak 20 orang," ujarnya.Perayaan yang kini menjadi agenda rutin, diakui merupakan bagian dari upaya untuk saling menghargai kerukunan umat beragama. "Kita semua berbaur, tunjukan pluralisme, semua bersilaturahmi," katanya.

Rekomendasi