RSCM: Kami tidak menolak orang miskin

Kapasitas RSCM terbatas. Jika memaksakan menerima pasien dikhawatirkan pelayanan tidak akan maksimal.

Eko Prasetya
Oleh Eko Prasetya - Reporter
RSCM: Kami tidak menolak orang miskin
Bayi Dera. mustiana lestari.©2013 Merdeka.com

Direktur Utama Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Soejono mengatakan kalau di tempatnya tidak ada standar khusus untuk orang miskin. Dirinya juga menampik kalau RSCM menolak warga miskin yang akan berobat."Bukan standar pelayanan untuk orang miskin. Kami tidak menolak orang miskin tetapi kapasitas yang ada batasnya," ujar Soejono di RSCM, Jumat (1/3).Soejono menambahkan apabila sudah penuh namun tetap memaksakan menerima pasien, takutnya akan menghambat kerja. Hal itu karena dokter perlu mondar mandir untuk menangani pasien."Selain itu nanti alat kesehatannya mau diletakkan di mana," katanya.Untuk itu, lanjut Soejono, bagi warga yang hanya sakit biasa, disarankan agar cukup ke puskesmas saja. "Kalau di rumah sakit nanti buat kasus yang sulit-sulit saja. Jangan cuma karena pilek dateng ke rumah sakit," tuturnya.Seperti diketahui, beberapa waktu lalu sempat terjadi kehebohan karena pasien miskin bayi Dera meninggal setelah ditolak 10 rumah sakit, dan salah satunya RSCM. Selain itu , bayi Hikmah juga meninggal di RSCM dan pihak keluarga menuding pelayanan yang diberikan tidak maksimal lantaran mereka miskin.

Rekomendasi