Mak Yati akhirnya bisa tersenyum lebar. Mimpi Mak Yati mempunyai rumah sendiri akhirnya terwujud setelah Kementerian Sosial membantu membuatkan rumah di kampung halaman Mak Yati daerah Pasuruan, Jawa Timur.Informasi yang diperoleh merdeka.com, Senin (18/2), Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri akan langsung melepas kepulangan Mak Yati ke kampung halaman. Acara pelepasan itu akan dilaksanakan di Kantor Kemensos, Jalan Salemba Raya 28, Jakarta, pukul 09.30 WIB.Sebelumnya, Mensos saat berkunjung ke gubuk Mak Yati di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, beberapa bulan lalu berjanji akan membuatkan rumah sederhana untuk Mak Yati. Mensos waktu itu juga memberikan bantuan berupa uang yang dimasukkan dalam amplop."Nanti dibikinin rumah sederhana di Pasuruan. Emak sudah tua, tidak pantas jadi pemulung," kata Mensos saat berkunjung ke gubuk Yati, tak jauh dari tempat sampah di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (28/10).Nama Mak Yati menjadi perhatian setelah ikhlas berkurban dua kambing di Hari Raya Idul Adha. Padahal, Mak Yati bukan orang punya, tapi hanya seorang pemulung.Untuk bisa berkurban, Mak Yati bersama suaminya Maman rela menyisihkan uang selama tiga tahun. Hal ini akhirnya memicu rasa kagum warga dengan apa yang dilakukan oleh pasangan pemulung tersebut.Kedua hewan kurban itu diberikan kepada panitia kurban di Masjid Al-Ijtihad, Tebet, Jakarta Selatan. Alasan mereka berkurban cukup sederhana, yaitu ingin memberikan daging kurban karena setelah hidup di Jakarta selama 47 tahun selalu mendapat pemberian daging kurban.
Dapat sumbangan rumah dari Mensos, Mak Yati pulang ke Pasuruan
Ini berkah berkurban Mak Yati saat Idul Adha beberapa bulan yang lalu.
Advertisement
Rekomendasi