Facebooker penyebab kerusuhan Sumbawa dibekuk polisi

DR diduga sebagai pelaku utama dalam konflik sosial tersebut. Namun polisi belum bisa memastikan apa motifnya.

Mustiana Lestari
Oleh Mustiana Lestari - Reporter
Facebooker penyebab kerusuhan Sumbawa dibekuk polisi
Jusuf Kalla tinjau Sumbawa. ©2013 Merdeka.com/Handout/Jusuf Kalla

DR dibekuk polisi Sabtu lalu di rumahnya karena terbukti melakukan penyebaran berita bohong lewat facebooknya. Akibat tindakan ini, memicu kemarahan dan menyebabkan meletusnya konflik di Sumbawa beberapa waktu lalu.

"Setelah kita telusuri, dari DR asal muasal isu tersebut. Melalui sebuah grup di facebooknya yang mempunyai 5957 anggota. Dari facebook, lalu isu tersebut meluas melalui SMS dan media lainnya," kata AKBP Sukarman Husein lewat sambungan telepon, Senin (28/1).

Bahkan DR diduga sebagai pelaku utama dalam konflik sosial tersebut. Namun polisi belum bisa memastikan apa motif dalam menyebarkan isu bohong tersebut.

"Dia ini pelaku utamanya, kita sedang dalami motifnya dan kita kenakan UU ITE khususnya pasal 45 dan 28," kata Sukarman lagi.

DR menggenapi jumlah 33 orang tersangka lalu yang kini telah ditahan polisi. Sedangkan pembonceng, Brigadir Eka masih belum ditahan karena menjalani perawatan intensif akibat kecelakaan itu.

"Briptu Eka kita kenakan UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan karena kelalainnya menyebabkan orang lain mati. Namun dia belum kami periksa sebagai tersangka, baru saksi-saksi yang terus kita kumpulkan, " tutup Sukarman.

Diberitakan sebelumnya, konflik di Sumbawa pecah akibat kecelakaan lalu lintas yang menewaskan Arnianti (30). Saat itu pihak keluarga menduga Arnianti tewas akibat kekerasan yang dilakukan pacarnya I Gede Eka Swarjana. Belakangan diketahui, hasil visum menunjukkan Arnianti memang tewas akibat kecelakaan lalu lintas saat berboncengan dengan I Gede Eka Swarjana.

Rekomendasi