Menteri Sosial Salim Segaf al Jufri mengunjungi para pengungsi di kelurahan Bukit Duri, Jakarta Timur. Salim yang ditemani Hidayat Nur Wahid menyapa warga sekaligus membagikan sejumlah selimut, beras dan tenda gulung.Selama menemui pengungsi, Mensos juga melihat langsung kondisi dapur umum. Di tempat itu pula, Salim membantu membungkus makanan bersama ibu-ibu untuk para pengungsi sembari bertanya mengenai fasilitas yang belum memadai."Keluhannya apa? Ada yang kurang?" tanya Salim."Air pak tidak nyala, susah air bersih," sahut seorang ibu.Mendengar keluhan itu, Salim lantas bertanya kepada Lurah Bukit Duri Edy Suherman. Namun, saat dikonfirmasi Edy mengatakan kondisi air bersih masih menyala. Salim pun kembali bertanya kepada ibu tersebut."Yang di bawah nyala si Pak, tapi saya ini aja belum mandi," katanya ragu-ragu lantas tertawa.Guna menghadapi musibah banjir di Jakarta, Kementerian Sosial mengucurkan dana sebesar Rp 4,5 milyar untuk 10 ribu pengungsi. Saat berkunjung di Bukit Duri, Mensos memberikan bantuan senilai Rp 145 juta dalam bentuk 10 ribu selimut, tenda gulung dan lainnya."Banjir kali ini, pengungsi diperkirakan sebanyak lebih dari 10 ribu orang. Di atas-atas rumah juga masih ada. Ini cukup memprihatinkan. Kita sudah keluar Rp 4,5 milyar, hari ini kami beri bantuan 50 ton beras ke 10 ribu pengungsi, 10 ribu selimut dan tenda gulung," pungkas Salim.
Mensos kunjungi pengungsi di kelurahan Bukit Duri
Mensos ikut membungkus makanan bersama para pengungsi.
Advertisement
Rekomendasi